MAKASSAR –
**Borneonews - Mamuju**, Korem 142/Taroada Tarogau (Tatag) yang berlokasi di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, mengumumkan kolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) untuk bersama-sama melakukan upaya pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan obat-obatan terlarang lainnya, yang umumnya dikenal sebagai narkoba. Kepala Staf Korem 142/Tatag, Kolonel Arh Dedik Ermanto, menjelaskan bahwa langkah awal dari kerjasama ini adalah melakukan survei untuk mengidentifikasi tingkat kerawanan narkoba di seluruh wilayah Sulawesi Barat. Survei ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai potensi ancaman narkoba yang ada di setiap daerah. Dalam mendukung kegiatan tersebut, seluruh personel Babinsa TNI di wilayah Sulbar akan dilibatkan sebagai responden. Peran mereka sangat penting dalam survei ini, di mana mereka diharapkan dapat memberikan data yang akurat dan menyeluruh tentang peredaran narkoba di provinsi tersebut. Lebih jauh, Kolonel Ermanto menyampaikan harapan agar melalui sinergi yang terjalin antara Korem 142/Tatag dan BNNP Sulbar, peredaran narkoba di Sulbar dapat diatasi dengan cara yang lebih efisien. Hal ini pun diharapkan dapat menciptakan kondisi masyarakat yang lebih aman dan sejahtera. Di samping itu, Korem Tataq berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada setiap kegiatan yang bertujuan untuk mencegah peredaran narkoba di wilayah Sulawesi Barat. Melalui upaya terkoordinasi yang berkelanjutan, diharapkan ancaman narkoba dapat diminimalisir secara signifikan. ANTARA