JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Pemimpin Gereja Katolik di seluruh dunia, Sri Paus Fransiskus, memberikan penilaian positif terhadap langkah Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang memperkenalkan calon presiden terpilih untuk Pemilu 2024, Prabowo Subianto. Menurut Paus, momen ini mencerminkan tradisi yang sangat baik dalam proses demokrasi. Perkenalan tersebut berlangsung dalam acara yang diadakan di depan Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu. Acara ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan resmi yang dilakukan Presiden Jokowi setelah menerima Sri Paus dalam sebuah upacara kenegaraan. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dalam keterangannya di Istana Kepresidenan setelah acara, menyatakan bahwa presiden memiliki kebiasaan untuk memperkenalkan calon presiden yang akan datang dalam setiap kesempatan. Ia mengungkapkan bahwa Sri Paus secara khusus mengapresiasi tradisi ini, di mana seorang presiden yang hendak mengakhiri masa jabatannya memperkenalkan penggantinya. Lebih lanjut, Retno menambahkan bahwa Presiden Jokowi secara konsisten memperkenalkan Prabowo Subianto sebagai calon presiden terpilih di sejumlah acara resmi. Paus juga menunjukkan pandangannya mengenai pentingnya tindakan tersebut dalam sebuah pertemuan bilateral yang berlangsung. Kedatangan Sri Paus Fransiskus di Istana Merdeka diiringi dengan pemukulan gong dan serangkaian upacara kenegaraan yang khidmat. Setelah upacara selesai, Presiden Jokowi memperkenalkan para menterinya yang hadir mendampinginya dalam acara tersebut. Di antara menteri yang diperkenalkan termasuk Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Dari momen ini terlihat jelas bagaimana tradisi pengenalan calon presiden terpilih dapat memperkuat ikatan demokrasi dan menunjukkan rasa hormat antara pemimpin yang sedang menjabat dan calon yang akan datang. ANTARA