PALEMBANG –
**Borneonews - Palembang**, Pemerintah Kota Palembang di Sumatera Selatan berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada pelaku seni dalam melestarikan budaya setempat melalui penyelenggaraan festival yang akan diadakan secara berkala. Penjabat Wali Kota Palembang, Ucok Abdulrauf, menyatakan bahwa festival budaya ini bertujuan untuk menjaring dan memberdayakan pelaku seni hingga ke tingkat kelurahan. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ajang bagi kesenian daerah untuk berkembang dan tetap eksis. Ucok menjelaskan, "Merawat dan mewarisi kesenian adalah kewajiban pemerintah berdasar pada konstitusi dan perundang-undangan yang berlaku." Ia juga menegaskan bahwa kesenian yang ada di Kota Palembang memiliki daya tarik yang tidak kalah dengan kesenian dari berbagai negara lainnya. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya pengunjung mancanegara yang bereaksi positif terhadap kesenian yang ditawarkan oleh kota ini. Sebagai bagian dari upaya ini, kegiatan pelestarian seni dan budaya akan melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat. Harapannya, festival seni yang digelar di Gedung Kesenian Kota Palembang dapat menjadi lebih representatif dan intensif seiring berjalannya waktu. Lebih lanjut, Ucok menjelaskan bahwa kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Kesenian berdampak positif pada bangunan bersejarah tersebut. Gedung ini tidak hanya akan dipandang dari aspek sejarah, tetapi juga dari kegiatan yang nyata dalam melestarikan budaya, yang akan dikenal oleh masyarakat lokal dan wisatawan. Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang, Affan, menambahkan bahwa festival budaya tersebut akan berlangsung mulai tanggal 4 hingga 6 September 2024. Festival ini akan menampilkan berbagai perlombaan, termasuk lomba menyanyi lagu daerah dan menari, di mana Dewan Kesenian Palembang akan dilibatkan sebagai juri. Affan berharap agar Gedung Kesenian dapat terus meningkatkan jumlah kegiatan seni dan budaya. Ia juga menekankan bahwa Gedung Kesenian terbuka bagi semua warga yang merupakan pelaku seni tanpa dikenakan biaya sewa. Upaya ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak orang untuk berpartisipasi dan sehingga budaya lokal dapat terus hidup dan berkembang. ANTARA