BENGKULU –
**Borneonews - Kota Bengkulu**, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Hidayah di Kota Bengkulu telah menyiapkan dua unit mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga selama musim kemarau. Hal ini dilakukan sebagai langkah responsif terhadap potensi kekurangan air yang biasa terjadi dalam periode tersebut. Direktur Perumda Tirta Hidayah, Samsu Bahari, menyampaikan bahwa pihaknya siap memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan menggunakan mobil tangki yang dimiliki. Mobil-mobil ini akan secara aktif mendatangi rumah-rumah warga yang memerlukan air bersih, setelah mereka menghubungi nomor layanan yang telah disediakan, yaitu 0852-1600-0788. Penting untuk dicatat bahwa layanan distribusi air bersih ini tidak hanya diperuntukkan bagi pelanggan PDAM, tetapi juga dibuka untuk seluruh warga yang tinggal di kawasan Kota Bengkulu, khususnya bagi mereka yang mengalami kesulitan akibat kekeringan. Dengan demikian, Samsu mengimbau masyarakat agar tidak perlu merasa khawatir mengenai ketersediaan air bersih selama musim kemarau yang berlangsung saat ini. Selain itu, ia juga mengajak seluruh warga untuk memanfaatkan air dengan sebijak mungkin. Ini menjadi hal yang krusial mengingat kondisi cuaca yang sedang berlangsung. Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Bengkulu, Gita Gama Raniputera, menambahkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi perubahan cuaca. Ia menyerukan agar seluruh warga lebih memperhatikan berbagai aspek yang berkaitan dengan kekurangan air bersih. Gita menjelaskan bahwa dampak dari musim kemarau sering kali berujung pada krisis air bersih di beberapa wilayah dalam Kota Bengkulu. Sebagai langkah antisipatif, pemerintah telah menyiapkan strategi dalam penanganan masalah air bersih. Gita menegaskan, "Kami memiliki PDAM dan sejumlah mobil tangki yang siap digunakan untuk memastikan distribusi air bersih berjalan dengan baik jika situasi mendesak." Dengan upaya kolaboratif antara PDAM dan pemerintah, diharapkan masyarakat dapat melewati musim kemarau ini dengan tetap memiliki akses terhadap air bersih. ANTARA