BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Lonjakan pemudik yang kembali dari kampung asalnya tak terlalu ramai di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) pada H+11. Di Pelabuhan Panglima Utar, hingga Minggu (17/7/2016)  . tercatat jumlah penumpang arus balik dari Semarang dan Surabaya hanya 6.000 orang, atau sekitar 20 persen dari jumlah penumpang yang mudik menggunakan jalur laut.

"Masih normal, dan H+11 ini betul sebagai hari libur terakhir karena hari Senin anak-anak sekolah juga sudah kembali bersekolah," kata Kepala KSOP Kumai, Junaidi melalui sambungan telepon, minggu (17/7/2016)  sore.

Ia mencatat, jumlah penumpang mudik dari 22 kol (keberangkatan kapal) dari H-18 hingga H-1 sebanyak 27.504 penumpang. "Karena arus balik ini fleksibel tidak seperti arus mudik," katanya

Kondisi arus balik normal juga terjadi di Bandara Iskandar Pangkalan Bun. Akses masuk ke Kabupaten Marunting Batu Aji satu-satunya ini juga tak terjadi lonjakan kedatangan penumpang yang signifikan. Padahal, hari ini diperkirakan akan terjadi lonjakan penumpang arus balik dari berbagai daerah, mengingat libur dan cuti lebaran sera libur sekolah telah usai.

"Berjalan normal, penumpang yang datang juga masih relatif dalam jumlah yang wajar," kata seorang pegawai Bandara Iskandar Pangkalan Bun, Deram.

Ia mengatakan, jumalah pesawat yang mendarat hari ini juga hanya dua pesawat, yakni Kalstar dan Trigana. Trigana tiba Minggu pagi dari Bandara Ahmad Yani Semarang. Sedangkan Kalstar dari Bandara Seokarno Hatta Tangerang, Minggu sore.

“Dari H+1 hingga H+14 memang sudah penuh, dan itu wajar karena arus balik. Tapi sejauh ini tidak ada ekstra flight untuk arus balik,” kata Kepala Cabang Kalstar Aviation Pangkalan Bun Mursalin.

Dominasi Penumpang dari Semarang

Dari berbagai jalur transportasi baik laut maupun udara, para pemudik ini didominasi oleh penumpang menuju Semarang, Jawa Tengah. Dari ketersediaan kursi pesawat juga, rute Pangkalan Bun - Semarang menjadi rute ramai dan paling cepat penuh. Begitu pun jalur laut. PT Pelni dan Dharma Lautan Utama juga mencatat, jumlah pemudik lebih banyak yang berangkat ke Semarang.

"Rute Semarang, dari mudik hingga arus balik memang paling ramai," jelas Mursalin. (CECEP HERDI/m)