**Borneonews - Jakarta**, Staf Ahli Bidang Hubungan Antarlembaga Kementerian Ketenagakerjaan, Ruslan Irianto Simbolon, menekankan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat bagi BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) untuk memberikan layanan yang memuaskan secara penuh. Hal ini sangat penting di tengah berkembangnya era digital yang memungkinkan akses pelayanan yang lebih dekat dan personal kepada para peserta.
Dalam acara peringatan Hari Pelanggan Nasional yang dilaksanakan setiap tanggal 4 September di Kantor BPJAMSOSTEK Cabang Salemba, Jakarta, Irianto menyampaikan bahwa layanan kini dapat diberikan tanpa batasan ruang dan waktu. Ia menegaskan pentingnya memberikan pelayanan yang responsif, efisien, serta mudah dijangkau oleh masyarakat.
Irianto mengamati bahwa BPJAMSOSTEK telah mulai menerapkan sistem pelayanan semacam ini di seluruh cabangnya. Namun, ia menekankan perlunya perbaikan berkelanjutan untuk memastikan kualitas pelayanan yang tetap unggul dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. Dalam kesempatan itu, Irianto juga mendorong BPJAMSOSTEK untuk secara aktif mengajak seluruh pekerja di wilayah kerjanya untuk menjadi peserta, mengingat perlindungan yang diberikan oleh jam kerja sosial (jamsostek) adalah hak normatif yang dilindungi oleh konstitusi negara.
Menutup sambutannya, Irianto menginspirasi semua peserta dengan pesan yang kuat, "Jangan pernah berhenti belajar karena kehidupan tak pernah berhenti memberi pelajaran."
Sementara itu, Brian Aprinto, Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Salemba, menyatakan bahwa imbauan yang disampaikan oleh Irianto merupakan acuan bagi pihaknya dalam memberikan pelayanan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh manajemen pusat. Hari Pelanggan Nasional merupakan waktu yang tepat untuk mengingat kembali komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada para peserta yang memiliki hak atas jaminan sosial ketenagakerjaan.
Sesuai dengan amanat peraturan perundangan, BPJAMSOSTEK memiliki tanggung jawab sosial yang signifikan, yang berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi pekerjakhususnya ketika mereka mengalami kecelakaan kerja, kematian, pemutusan hubungan kerja (PHK), serta menghadapi masa pensiun atau hari tua.
BPJAMSOSTEK menciptakan berbagai solusi untuk masalah-masalah tersebut melalui program-program yang terintegrasi, seperti Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Kehilangan Pekerjaan, Jaminan Hari Tua, dan Jaminan Pensiun.
Pada kesempatan tersebut, Irianto juga menyerahkan santunan untuk Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Hari Tua yang totalnya mencapai Rp544.069.310 kepada Beni Nur Afiat, seorang pekerja di perusahaan Perkasa Adiguna Sembada. Selain itu, ia juga memberikan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja senilai Rp265.234.288 dan beasiswa untuk dua anak senilai Rp174.000.000 kepada Jonardo, yang merupakan pekerja di Satpol PP Provinsi DKI Jakarta.
ANTARA
BPJAMSOSTEK Diharap Berikan Layanan Optimal di Era Digital
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Evaluasi Pelaksanaan PJJ di Tengah Kabut Asap
Ini 2 Lokasi Depot Air Gratis di MB Ketapang Sampit
Oli Berceceran di Bundaran Besar Jalan Pemuda Kapuas
Anak Beruang Madu yang Terpisah dari Induknya Diselamatkan Warga Seruyan
Meski Awal Musim Hujan di Kapuas Diprediksi November, El Nino Berpotensi Kurangi Intensitas Hujan hingga 2027
Induk Orangutan Terluka Tetap Jaga Anaknya di Tengah Kepungan Karhutla Desa Kandan Kotim
Komentar (0)
Memuat komentar…







