PONTIANAK –
**Borneonews - Pontianak**, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pontianak, Kalimantan Barat, secara aktif melaksanakan pembinaan berkala kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Program Keluarga Harapan (PKH). Inisiatif ini ditujukan agar mereka dapat mencapai kemandirian dan memperbaiki kualitas hidup mereka. Kepala Dinas Sosial Kota Pontianak, Trisnawati, menjelaskan bahwa Dinsos mengimplementasikan berbagai program untuk memerangi kemiskinan di wilayahnya. Salah satu langkah konkret untuk membantu mengatasi permasalahan ini adalah dengan memberikan pendampingan dan edukasi kepada KPM PKH. Dengan cara ini, diharapkan mereka mampu mandiri di masa depan. Dinas Sosial juga telah menyalurkan bantuan sosial berupa uang tunai kepada 3.350 keluarga yang tergolong miskin. Selain itu, bantuan untuk usaha ekonomi produktif telah diberikan kepada 151 keluarga yang berada dalam kategori kemiskinan. Bantuan juga mencakup dukungan bagi keluarga yang terdampak bencana, yang berupa sandang serta makanan siap saji, serta melakukan verifikasi dan validasi data penerima bantuan. Di samping itu, pihak Dinsos melakukan verifikasi data melalui program Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P2KE), data Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari APBD, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), serta Jalur Afirmasi untuk memastikan keakuratan data yang mendukung program-program sosial. Trisnawati menekankan pentingnya bagi KPM PKH untuk menerapkan pola hidup sehat dan mengelola ekonomi rumah tangga secara efisien agar dapat meningkatkan kualitas hidup mereka. Dalam rangka program P2K2, informasi dan edukasi disampaikan kepada KPM PKH mengenai gizi seimbang, pola asuh anak, serta manajemen keuangan keluarga. Berdasarkan data yang tersedia, terdapat sekitar 11.314 KPM yang terdaftar pada tahap kedua tahun 2024. Selama setahun terakhir, Dinas Sosial telah melaksanakan graduasi untuk KPM yang berhasil mencapai kemandirian melalui program pemberdayaan sosial, yaitu Pahlawan Ekonomi Nasional (PENA), yang ditujukan bagi KPM Mandiri dan KPM Alamiah. Program ini didanai dari APBN Kementerian Sosial dan APBD Dinas Sosial Kota Pontianak. Salah satu program unggulan Dinsos Kota Pontianak adalah bantuan sosial untuk rumah tidak layak huni. Program ini difokuskan pada renovasi tempat tinggal bagi masyarakat miskin atau mereka yang kurang mampu, menggunakan anggaran Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Pontianak. Lebih lanjut, Dinas Sosial juga menyediakan layanan rehabilitasi sosial dasar bagi penyandang disabilitas yang terlantar. Selain itu, mereka turut menangani masalah anak-anak terlantar, lanjut usia yang terlantar, serta gelandangan dan pengemis yang tidak berada di panti asuhan. ANTARA