**Borneonews - Lumajang**, Pemerintah Kabupaten Lumajang di Jawa Timur telah meluncurkan program Gerakan Pangan Murah (*GPM*) sebagai langkah strategis untuk mengendalikan inflasi secara berkala. Program ini diharapkan dapat menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan bagi masyarakat.
Menurut Penjabat Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, kegiatan ini bertujuan untuk menanggulangi laju inflasi yang terjadi, serta untuk meminimalisir dampak dari fluktuasi harga pangan yang sering kali terjadi. Dalam keterangan resmi yang disampaikan, beliau menekankan pentingnya menjaga ketersediaan dan harga bahan pangan agar masyarakat dapat mengaksesnya dengan lebih mudah.
Gerakan Pangan Murah dilaksanakan di sekitar Stadion Semeru, menyediakan berbagai bahan pokok seperti beras, gula, dan minyak goreng dengan harga yang lebih terjangkau. Indah Wahyuni berharap bahwa kegiatan ini akan menjadi sebuah program rutin, sehingga dapat membantu masyarakat dalam menghadapi gejolak harga pangan yang tidak menentu.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan tanggung jawab pemerintah dalam menyediakan bahan pangan berkualitas dengan harga yang bisa dijangkau oleh masyarakat luas. Dalam rangka itu, program ini diharapkan dapat menjawab tantangan aksesibilitas pangan bagi masyarakat yang mungkin tertekan karena situasi inflasi.
Indah menegaskan pentingnya kolaborasi antara berbagai dinas terkait. Dia meminta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan untuk secara aktif melakukan pemantauan terhadap ketersediaan pasokan serta permintaan pasar. Koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dianggap penting agar harga pangan tetap terpantau dengan baik.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lumajang, Retno Wulan Andari, menjelaskan bahwa saat terjadi inflasi, peningkatan harga pangan akan berdampak signifikan terhadap daya beli masyarakat. Hal ini mempengaruhi akses masyarakat terhadap kebutuhan pangan. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah ini, pemerintah daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian melaksanakan kegiatan stabilisasi pasokan dan harga pangan melalui program *GPM* yang dikenal sebagai *Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan* (*SPHP GPM*).
Program *GPM* menggandeng berbagai pemangku kepentingan, termasuk Badan Usaha Milik Daerah yang bergerak di bidang pangan, petani, peternak, serta pelaku usaha di sektor pangan. Hal ini bertujuan untuk menyediakan pangan berkualitas dengan harga di bawah standar pasar, yang pada gilirannya akan meringankan beban masyarakat.
Selain itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang bekerja sama dengan Bulog Sub Divre Probolinggo dan berbagai produsen serta distributor lokal, seperti PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) PG Djatiroto, PT Niki Tunggal, PT Nagayana Venia Union, CV Mitra Abadi Selalu, serta para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (*UMKM*) dan kelompok tani yang ada di wilayah tersebut. Kerjasama ini diharapkan dapat memfasilitasi penyediaan pangan murah dan berkualitas di masyarakat.
ANTARA
Gerakan Pangan Murah di Lumajang, Solusi Kendalikan Inflasi
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Rachel/Febi Gagal ke Final French Open
Lewis Hamilton Tercepat dalam Sesi Latihan Bebas GP Amerika Serikat
Timnas Indonesia U15 Menang Telak atas Fiji, Hariri dan Dicky Dua Gol
Leo/Daniel Kandas di Semifinal French Open
Polres Barito Timur Kerahkan 38 Personel Padamkan Karhutla di Murutuwu
Veda Ega Sebut Tugasnya Belum Usai Setelah Berada di Pole Position
Komentar (0)
Memuat komentar…







