PEKANBARU –
**Borneonews - Siak**, Dinas Perdagangan dan Perindustrian di Kabupaten Siak, Provinsi Riau, telah menyerahkan bantuan berupa 16 peralatan dan 16 jenis bahan produksi untuk pengolahan kue. Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk pangan yang diolah dari tepung menjadi kue yang berkualitas super premium. Pada hari Rabu, Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Siak, Alhaq Zulkarnaen, mengungkapkan bahwa program ini dirancang untuk dikelola oleh kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi rendah yang berada di Kampung Benteng Hilir, Kampung Paluh, dan Kelurahan Sungai Mempura dalam Kecamatan Mempura. “Bantuan sosial ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan yang telah diselenggarakan oleh Disperindag, di mana kami mendatangkan ahli yang kompeten di bidang ini beberapa waktu lalu. Hari ini, kami menyerahkan peralatan dan bahan olahan tepung,” imbuhnya. Rincian dari bantuan tersebut mencakup berbagai peralatan produksi kue, yang terdiri dari 16 item, antara lain *oven gas*, *mixer*, berbagai ukuran loyang, timbangan, serta mangkok besar dan kecil. Sementara itu, bahan-bahan yang disediakan meliputi 16 jenis bahan baku, antara lain tepung, bubuk coklat, gula pasir, keju batang, telur, selai, dan susu bubuk. Bantuan ini diberikan kepada 15 peserta pelatihan dari Kecamatan Mempura. Tambahan 15 peserta dari Kecamatan Siak juga akan menerima bantuan serupa pada waktu yang akan datang. “Dengan adanya bantuan ini, kami berharap para peserta dapat menjadi masyarakat yang lebih produktif dalam mengolah bahan pangan dari tepung menjadi produk jadi. Ini diharapkan dapat mendorong sektor industri dan meningkatkan ekonomi masyarakat melalui usaha mikro, kecil, dan menengah,” jelasnya. Salah satu peserta pelatihan, Nurmala Sari, menyampaikan rasa terima kasihnya karena bantuan ini telah mewujudkan harapannya untuk memiliki keterampilan. Dia merasa bangga karena melalui pelatihan ini, mereka diberikan peralatan untuk memproduksi kue tradisional berkualitas super premium. “Kami sangat terharu dan merasa bangga karena ada kepedulian terhadap kami, yang tergolong dalam kondisi ekonomi lemah. Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang sebelumnya tidak memiliki banyak kesempatan,” ungkapnya. ANTARA