BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pasca berakhirnya bulan suci Ramadan dan perayaan Idul Fitri, harga daging ayam broiler yang sempat mengalami kenaikan, kini beranjak turun di Kuala Kapuas..

Berdasarkan pemantauan oleh Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop UMKM) Kabupaten Kapuas, Kamis (14/7) dan Jumat (15/7) bahwa di Pasar Induk Kualakapuas dalam satu minggu terakhir.

Harga daging ayam broiler ini menurun dari harga Rp28 ribu menjadi Rp24 ribu per kilogram. Adapun harga daging yang lain tetap berada di harga semula yakni seperti daging sapi bertahan Rp130 ribu, daging sapi rendang bertahan diharga Rp120 ribu, daging sapi semur bertahan iharga Rp 110 ribu per kilogram. Untuk daging ayam kampung juga bertahan Rp60 ribu per kilogram.

Kabid Perdagangan Disperindagkop UMKM Kabupaten Kapuas, Roostam Efendi mengatakan, selain daging ayam broiler, ada pula harga kebutuhan lain yang mengalami penurunan yakni tepung yang turun harga dari Rp7 ribu menjadi Rp6.500 per kilogram.

Harga kebutuhan pokok yang turun, tetapi adapula yang mengalami kenaikan seperti bawang merah dari harga Rp35 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram. Kemudian bawang putih juga naik dari harga Rp35 ribu menjadi Rp36 ribu per kilogram serta kacang tanah kupas naik dari harga Rp35 ribu menjadi Rp38 ribu.

Adapun kebutuhan pokok yang lain tetap bertahan pada harga semula, yakni cabe besar merah Rp22 ribu, cabe besar hijau Rp15 ribu, cabe rawit Rp30 ribu, wortel dan kentang Rp16 ribu serta kol bertahan di harga Rp9 ribu per kilogram.

Naik turunnya kebutuhan pokok di pasar, dipengaruhi oleh harga dari agen atau penyuplai. Begitu juga tergantung banyak atau sedikitnya barang yang didapat dari agen atau pengepul. Kalau harga dari agen atau penyuplai murah dan barang yang tersedia banyak, maka harga kebutuhan pokok yang dijual oleh pedagang pasar juga akan murah. (DJEMMY NAPOLEON/m)