**Borneonews - Palu**, Satuan Tugas Operasi Madago Raya, yang berada di bawah naungan Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, telah melaksanakan program edukasi berfokus pada bahaya radikalisme dan intoleransi kepada para siswa di Kabupaten Parigi Moutong. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman yang mendalam kepada generasi muda mengenai konsekuensi buruk dari paham-paham ekstremis, serta tantangan lain seperti penyalahgunaan narkoba dan perilaku nakal remaja.
Dalam kesempatan terkait, Kasubsatgas Humas Operasi Madago Raya, AKP Basirun Laele, menyampaikan bahwa penyuluhan tersebut merupakan langkah proaktif untuk mengedukasi siswa pada SMAN 1 Parigi Tengah. Ia menekankan peran penting pelajar dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, dengan menghindari ajaran yang bertentangan dengan nilai-nilai agama dan Pancasila.
"Generasi muda adalah aset penting bagi bangsa, dan sudah menjadi tanggung jawab kita untuk melindungi mereka dari pengaruh negatif," tambahnya. Ia menjelaskan bahwa radikalisme dan intoleransi tidak sejalan dengan nilai-nilai luhur Pancasila dan berpotensi memicu konflik serta kekerasan di masyarakat. Maka dari itu, perlu diadakan edukasi dan sosialisasi yang berkelanjutan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Sulawesi Tengah.
Selama kegiatan ini, Satgas Operasi Madago Raya juga memberikan arahan kepada siswa agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Mereka diingatkan untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak akurat atau menyesatkan. "Kami mengajak para siswa untuk berperan aktif dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar mereka," ungkap Basirun.
Dalam hal ini, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Parigi Tengah, Yusran Kalape, mengungkapkan rasa syukurnya atas kegiatan yang dilakukan oleh Satgas Operasi Madago Raya. Ia menyatakan bahwa penyuluhan ini sangat bermanfaat dalam membentuk karakter positif siswa. "Kami berterima kasih kepada Tim Dai Polri yang telah memberikan penyuluhan. Harapannya, kegiatan ini dapat dilakukan secara rutin," ujar Yusran.
Dijelaskan lebih lanjut, melalui program edukasi seperti ini, diharapkan akan tercipta generasi muda yang tidak hanya berkarakter baik tetapi juga memiliki akhlak mulia. Dengan demikian, mereka diharapkan dapat berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah mereka tinggal.
ANTARA
Edukasi Bahaya Radikalisme untuk Generasi Muda di Palu
Bagikan:

PALU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Alwi akan Evaluasi Performa Setelah Terhenti French Open
Ribuan Pesepak Bola Muda Perebutkan Piala Ketua DPD RI
Trae Young Targetkan Wizards Bersaing ke playoff NBA
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
Komentar (0)
Memuat komentar…







