**Borneonews - Deli Serdang**, Atlet barongsai dari Sumatera Utara, Muhammad Fahmi Syuhada, menegaskan bahwa kerja keras yang dilakukan oleh timnya membuahkan hasil yang memuaskan pada acara Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh dan Sumatera Utara. Berhasil meraih medali emas dalam kategori naga kecepatan, Fahmi mengungkapkan bahwa prestasi ini merupakan usaha bersama seluruh anggota tim yang tidak mengenal lelah.
Fahmi menyatakan bahwa latihan yang mereka jalani sangat intensif. Dari pagi hingga siang, tim melakukan latihan fisik, diikuti dengan sesi pemulihan sebelum kembali menggelar latihan di malam hari. Semua pengerahan tenaga ini bertujuan untuk memenuhi harapan meraih hasil yang maksimal dalam pertandingan.
Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa dukungan penuh dari tim pelatih serta pengurus Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) cabang Sumut sangat berarti. Tim pelatih tidak hanya memberikan bimbingan, tetapi juga memastikan semua kebutuhan para atlet terpenuhi selama masa latihan menjelang kompetisi.
Fahmi juga mengakui bahwa keberhasilan ini tak lepas dari doa dan dukungan orang tua, pelatih, pengurus FOBI, serta kerabat. Persiapan untuk mencapai kesuksesan ini telah dimulai sejak tahun sebelumnya, dan para atlet diminta untuk tetap fokus agar tidak melakukan kesalahan selama penampilan. Hal ini sangat penting saat mereka melaksanakan gerakan seperti *sprint*, *spiral*, dan *pace* tidur.
Ia menambahkan bahwa timnya telah mempersiapkan diri dengan mengikuti rangkaian acara sebelum PON, seperti kejuaraan di Malaysia dan Piala Presiden serta Menhan di Jakarta. Kinerja mengesankan mereka membuahkan hasil, karena tim barongsai Sumatera Utara sukses mengantongi medali emas pada kategori pertandingan naga kecepatan dengan catatan waktu 43 detik.
Di pertandingan tersebut, Sumatera Utara berhasil mengalahkan tim dari Jawa Tengah, yang meraih medali perak dengan waktu 44 detik. Sementara itu, tim Riau berhasil merebut medali perunggu dengan catatan waktu 47 detik.
Semua tim yang tampil dalam kategori ini terdiri dari 10 atlet. Tim Sumatera Utara mengenakan seragam yang mencolok dengan warna hijau dan hitam. Selain ketiga tim yang meraih medali, terdapat juga lima tim lain yang turut berkompetisi, termasuk Sumatera Barat, DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Bali, dan Aceh.
Awalnya, sembilan tim seharusnya ambil bagian dalam kompetisi ini, namun tim DI Yogyakarta didiskualifikasi karena ketidakhadiran mereka di lokasi pertandingan. Pada PON kali ini, cabang olahraga barongsai mempertandingkan sepuluh nomor, yang meliputi naga *taolu* bebas, naga *halang rintang*, naga kecepatan, barongsai *taolu* bebas, barongsai kecepatan, barongsai tradisional, barongsai *halang rintang*, barongsai ketangkasan, *pekingsai taolu* bebas, dan *pekingsai* kecepatan.
ANTARA
Atlet Barongsai Sumut Raih Emas di PON XXI Berkat Kerja Keras
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Komentar (0)
Memuat komentar…







