SAMPIT –

BORNENEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor apresiasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sampit (UMSA) yang berhasil lolos ke ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-37.

Prestasi ini sangat membanggakan, mengingat UMSA merupakan satu-satunya perguruan tinggi dari Kalimantan Tengah yang berhasil mewakili daerah tersebut di kompetisi tingkat nasional.

"Saya ucapkan selamat kepada mahasiswa kita yang berhasil lolos Pimnas. Dari Kalimantan Tengah hanya UMSA yang mampu menembus ajang ini, meskipun usia universitas masih seumur jagung," kata Halikinnor, Rabu, 4 September 2024.

Menurutnya, hal ini membuktikan bahwa prestasi tidak tergantung pada nama besar universitas, melainkan pada semangat dan kerja keras mahasiswa. Jika mahasiswa malas, meskipun kuliah di universitas ternama, prestasi tetap tidak akan diraih.

Lebih lanjut, Halikinnor berjanji akan memberikan beasiswa kepada mahasiswa yang berhasil membawa nama Kotim pada ajang Pimnas tersebut. "Jika nanti mereka berhasil meraih juara nasional, kita akan berikan beasiswa. Ini merupakan amanah besar untuk mewakili mahasiswa dari Kalimantan Tengah," tandasnya.

--page

Rektor Universitas Muhammadiyah Sampit Ramadansyah mengatakan perjalanan mahasiswa menuju Pimnas melalui persaingan puluhan ribu mahasiswa di Indonesia. Persaingan di ajang ini sangat ketat karena tidak hanya melibatkan perguruan tinggi swasta, tetapi juga perguruan tinggi negeri.

"Kita bersyukur bisa lolos dan bersaing di tingkat nasional, yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang tahun ini diselenggarakan di Universitas Airlangga pada 14-19 Oktober 2024," kata Ramadansyah.

Ia mengatakan, keberhasilan ini menunjukkan bahwa meskipun usia universitas masih muda, dengan bimbingan dosen yang berkualitas, mahasiswa UMSA mampu tampil di ajang nasional.

"Ini merupakan kebanggaan besar bagi kami dan menjadi bukti bahwa salah satu perguruan tinggi di Kotim dapat bersaing di tingkat nasional. Target kami adalah membawa pulang medali," katanya.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain di Kotim untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional.

--page

Adapun UMSA berhasil mengirimkan perwakilan 1 kelompok yang terdiri dari 4 mahasiswa yaitu M Jumawan, Rizki Alysa, Hana Humaira, dan Rusydan Zahir Ajala dengan dosen pembimbing Gita Anggraini. 

Mereka mengusulkan proposal kategori Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) dengan mengusung judul proposal 'Edukasi Mitigasi Bencana Kabut Asap dengan metode Bakesah untuk Menumbuhkan Disaster Awareness Anak Usia Dini di TK Diniayatul Hidayah Sampit'.

"Kami berharap penelitian ini terus berkelanjutan diterapkan ke sekolah TK lainnya di Kotim. Karena sangat penting memberikan edukasi lingkungan sedini mungkin," kata M Jumawan. (DEWI PATMALASARI/Y)