**Borneonews - Jakarta**, Mantan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, secara tegas menyatakan bahwa dirinya bukanlah anggota tim sukses pasangan calon gubernur Ridwan Kamil dan Suswono dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta yang akan diadakan pada tahun 2024. Fauzi, yang akrab disapa Foke, menjelaskan bahwa alasan utama untuk tidak berpartisipasi dalam tim sukses tersebut adalah karena dirinya sudah memasuki masa pensiun.
Dalam pernyataannya, Fauzi Bowo menyatakan, Saya sudah pensiun dan tidak pantas untuk terlibat dalam aktivitas tersebut. Setiap orang harus mampu menempatkan diri dengan bijak, agar dapat berfungsi secara baik di posisinya masing-masing. Pernyataan ini disampaikan Fauzi setelah dia bertemu dengan Ridwan Kamil di Unit Pengelola Kawasan Pusat Perkampungan Budaya Betawi (UPK PBB) Setu Babakan, Jakarta Selatan.
Lebih lanjut, Fauzi Bowo mengakui bahwa dia sempat mendapatkan tawaran untuk bergabung dalam tim sukses Ridwan Kamil dan Suswono, tetapi ia memutuskan untuk menolak tawaran tersebut. Ia menilai sudah saatnya untuk memberikan perhatian pada pensiun dan tidak menggeluti kembali dunia politik.
Dalam pertemuan tersebut, keduanya juga membahas mengenai aset-aset penting yang dimiliki oleh DKI Jakarta, termasuk UPK PBB Setu Babakan. Fauzi menekankan pentingnya untuk memberikan informasi yang komprehensif mengenai sejarah, infrastruktur, serta aspek sosial dan budaya yang ada di Jakarta.
Fauzi Bowo mengungkapkan, Kewajiban saya hanya satu, yaitu mengenalkan Jakarta beserta segala aspeknya kepada mereka yang akan melanjutkan kepemimpinan di Jakarta.
Di sisi lain, Ridwan Kamil sendiri mengungkapkan bahwa ia sangat menghargai nasihat yang diberikan oleh Fauzi Bowo. Ia bertekad untuk menjadi pemimpin yang visioner dan amanah dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di Jakarta.
Ridwan Kamil menambahkan, dalam pertemuan itu, mereka juga telah mendiskusikan berbagai isu krusial yang dihadapi Jakarta, termasuk langkah-langkah untuk mengatasi banjir yang sering melanda wilayah utara kota. Ia menjelaskan, Kami telah membahas beberapa hal, sebagian besar terkait infrastruktur.
Sebagai mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyampaikan bahwa ia telah banyak belajar dari pengalaman Fauzi dalam mengelola Jakarta, khususnya di tengah pergeseran pusat ekonomi dengan pemindahan ibu kota ke Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur.
Pasangan RK-Suswono saat ini adalah salah satu dari tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang bersaing dalam Pilkada DKI Jakarta 2024. Pasangan lainnya adalah Pramono Anung-Rano Karno dan pasangan independen Dharma Pongrekun-Kun Wardana. Ketiga pasangan sudah mendaftarkan diri secara resmi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta.
ANTARA
Fauzi Bowo Tegaskan Bukan Tim Sukses Ridwan Kamil-Suswono
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Komentar (0)
Memuat komentar…







