BOGOR –
**Borneonews - Karawang**, Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) berkomitmen untuk meningkatkan fungsi kehumasan dan pengelolaan informasi serta dokumentasi guna memperkuat citra perguruan tinggi. Langkah ini diungkapkan oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama, Dr. H. Amirudin, M.Pd.I, pada sebuah pertemuan yang berlangsung di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu lalu. Menurut Dr. Amirudin, penguatan peran kehumasan di Unsika menjadi sangat penting untuk mendukung upaya menyebarkan berita-berita positif yang akan lebih mudah diterima oleh masyarakat. Dengan demikian, branding Unsika diharapkan dapat semakin kuat dan memiliki dampak yang bagus. Selain fokus pada kehumasan, pihak kampus juga sedang mengoptimalkan pengelolaan informasi serta dokumentasi yang ada. Hal ini sangat penting mengingat Unsika pernah menempati peringkat lima dalam kategori cukup informatif di tingkat nasional dalam pencapaian kinerja Indikator Kinerja Utama (IKU) 6. Namun, sayangnya, peringkat tersebut mengalami penurunan dan tidak lagi dianggap informatif. Dr. Amirudin menekankan, "Oleh karena itu, tahun ini kami berusaha keras untuk mendapatkan kembali peringkat sebagai lembaga yang cukup informatif, bahkan berambisi untuk menjadi lebih informatif dari sebelumnya." Dalam kesempatan yang sama, Ketua Bidang Komisioner Penyelesaian Sengketa Informasi dari Komisi Informasi Pusat, Syawaludin, juga menyatakan dukungannya terhadap Unsika dalam meningkatkan transparansi dan keterbukaan informasi. Ia menyarankan perlunya forum khusus yang lebih intens agar informasi yang dikecualikan bisa dibahas dengan baik. Dari pihak Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Dinna Handini juga memberikan pendapat mengenai pentingnya peran kehumasan dalam sebuah instansi. Ia menegaskan bahwa setiap individu memiliki potensi untuk menjadi humas, asalkan mereka memiliki kemauan untuk belajar dan mengembangkan keterampilan yang diperlukan. Dinna mengungkapkan, "Kehumasan adalah elemen penting dalam lembaga saat ini. Siapapun dapat menjadi humas jika mau belajar. Posisi humas berada dekat dengan para pemimpin yang bertanggung jawab sebagai pengambil keputusan, sehingga perannya sangat strategis." Lebih lanjut, Dinna menyatakan bahwa seorang humas harus memiliki keterampilan dalam pengambilan gambar, penyuntingan, serta penyajian berita. Namun, semua kegiatan kehumasan harus berlandaskan pada pedoman dan prosedur yang telah ditetapkan. ANTARA