BORENEONEWS, Kasongan - Anggota DPRD Kabupaten Katingan mengaku prihatin dengan makin maraknya peredaran obatan-obatan, terutama di kalangan anak dan remaja di daerah itu.

Hal ini dikatakan Wiwin Susanto, anggota DPRD Kabupaten Katingan. Menurut Ketua DPRD Katingan Periode 2009-2014 itu jika peredaran obat-obatan terutama jenis Zenith, ini dinilai sangat marak sekali di Katingan. Bahkan peredaran Zenith ini sudah sejak lama masuk ke pelosok-pelosok desa.

"Contohnya di Desa Talingke, Kecamatan Tasik Payawan, saya kemarin baru pulang dari sana, dan sempat menyaksikan banyak pemuda desa yang mengkonsumsi Zenith itu," sebut Wiwin Susanto, sebelum mengikuti paripurna istimewa dewan dalam rangka pelantikan anggota PAW, Senin (18/7/2016).

Bahkan tidak jarang Zenith di desa ini sudah mulai dikonsumsi kalangan anak-anak dan remaja. "Saya melihat sendiri anak muda yang menggunakan Zenith ini. Bahkan saat takatek (pengaruh Zenith) yang bersangkutan berjalan tertatih dan tidak bisa melewati jembatan titian," ungkapnya.

Tidak hanya di Desa Talingke, namun peredaran Zenith ini juga merambah ke seluruh pelosok desa yang ada.

"Saya minta kepada Polres Katingan untuk mengintensifkan razia dan menindak penjual maupun pemakai obat zenit ini, terutama kepada warung yang menjualnya, sebab sangat peredarannya sudah sangat marak sekali, dan sudah sangat memprihatinkan sekali," sebut Wiwin Susanto.

Politisi PDI Perjuangan ini mengaku jika Polres Katingan tidak dapat bertindak tegas terhadap hal itu, maka ia berharap pihak lain bisa membantu menyelamatkan generasi penerus ini dari pengaruh obat-obatan tersebut.

"Yang jelas tidak hanya Zenith saja, sekarang anak-anak muda di desa-desa itu sering mengkonsumsi obat-obat keras yang bisa membuat orang bisa mabuk,"  katanya.

Efek dan dampak yang akan ditimbulkan, selain bisa mengancam kesehatan, juga merusak generasi penerus. ABDUL GOFUR/m)