BORNEONEWS, Barito Selatan -  Warga Desa Janggi, Kecamatan Karau Kuala, Barito Selatan (Barsel), mengeluhkan para petugas tenaga kesehatan di desa mereka sering meninggalkan tugas. Sebelumnya mereka mengeluhkan guru yang malas mengajar.

“Petugas kesehatan terutama perawat dan bidan di desa kami sering kali tidak tidak berada di tempat pada saat jam kerja,” kata Januari,  warga desa setempat kepada Borneonews via telepon selulernya. Senin (18/7/2016).
     
Ia mengatakan, tenaga kesehatan tersebut tidak berdomisili di Kelurahan Bangkuang sehingga dalam sebulan hanya beberapa kali saja datang ke Desa Janggi untuk pelayanan kesehatan.

Padahal, lanjut dia, memasuki musim kemarau seperti ini, banyak warga yang memerlukan pelayanan kesehatan mengingat sebagian terkena hipertensi ingin memeriksa kesehatannya.

“Namun karena petgas kesehatan tidak berada di tempat. Warga yang sakit terpaksa berobat ke Desa Malitin,” ucap dia.

Dikonfirmasi terpisah, Kadis Kesehatan Barsel, Daryomo Sukiastono mengatakan pihaknya akan melakukan kroscek langsung ke lapangan.

Ia mengungkapkan, untuk Desa Janggi petugas kesehatannya hanya ada bidan. Sedangkan untuk perawat masih belum ada. Kemungkinan dalam tiga bulan ke depan pihaknya menempatkan seorang perawat.

“Terkait keluhan warga, jika terbukti sering meninggalkan tugas pada jam kerja akan kita berikan sanksi,” tandasnya. (URIUTU DJAPER/m).