**Borneonews - Palu**, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah mengumumkan empat kebijakan penting berkaitan dengan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak yang dijadwalkan pada 27 November 2024.
Kepala Bidang Politik dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulawesi Tengah, Kristo S. Tumakaka, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan pilkada tersebut. Pernyataan ini disampaikan saat beliau menjadi narasumber dalam sosialisasi mengenai pemetaan kerawanan yang mungkin terjadi selama Pilkada 2024. Sosialisasi ini mencakup calon gubernur dan wakil gubernur, wali kota serta wakil wali kota, serta bupati dan wakil bupati.
Kristo menjelaskan bahwa salah satu kebijakan strategis yang diambil adalah alokasi anggaran khusus untuk pilkada dalam bentuk dana hibah. Ini dianggap sebagai langkah krusial untuk memastikan bahwa penyelenggaraan pemilihan berlangsung dengan baik, tanpa menghadapi kendala yang berarti.
Di samping itu, Pemprov Sulawesi Tengah berkomitmen untuk menjaga stabilitas politik dan pemerintahan selama proses pilkada. Dalam upaya tersebut, mereka juga berfokus pada netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui surat edaran yang ditandatangani bersama oleh Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kepala Badan Kepegawaian Negara, Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara, serta Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia.
Sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pilkada 2024, Pemerintah Daerah Sulawesi Tengah telah menyerahkan data penduduk potensial pemilih (DP4) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Penyerahan data ini dilakukan pada Kamis, 2 Mei 2024, dan akan digunakan sebagai dasar dalam proses pemutakhiran data pemilih untuk pilkada mendatang.
Hingga saat ini, KPU Sulawesi Tengah telah secara resmi menerima pendaftaran tiga pasang calon gubernur dan wakil gubernur untuk Pilkada 2024. Pasangan-pasangan tersebut antara lain Rusdy Mastura dan Sulaiman Agusto Hambuako dengan sebutan *Cudy-SAH*, Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri yang mengusung tagline *"Beramal"*, serta pasangan Anwar Hafid dan Reny A Lamadjido dengan tagline *"BERANI"*.
Upaya-upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap aspek dari proses pemilihan dapat terlaksana dengan sukses dan transparan.
ANTARA
Pemprov Sulawesi Tengah Terapkan Kebijakan untuk Pilkada 2024
Bagikan:

PALU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Shin Tae-yong Tekankan Pembinaan Usia Dini untuk Majukan Sepak Bola
Madura United Bidik 3 Poin saat Hadapi Persebaya
Tentara Yaman Lumpuhkan Lebih dari 300 Petempur Houthi
Veda Pratama Hormati Keputusan Pembatalan Moto3 Australia
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Ganda Campuran China Li/Huang Juarai Indonesia Masters 2026
Komentar (0)
Memuat komentar…







