**Borneonews - Bandarlampung**, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung bertekad untuk terus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai uang yang sah melalui program edukasi yang mendorong rasa cinta, bangga, serta paham terhadap rupiah. Upaya ini ditujukan khususnya untuk mencegah peredaran uang palsu yang dapat merugikan masyarakat.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Junanto Herdiawan, menjelaskan bahwa lembaga ini mengajak masyarakat untuk lebih mengenali dan memahami uang yang digunakan dalam transaksi sehari-hari. Ia menekankan bahwa pemahaman yang baik mengenai ciri-ciri uang yang asli dapat membantu dalam mencegah penyebaran uang palsu di kalangan masyarakat.
Dalam melakukan edukasi ini, BI mengadakan berbagai kegiatan secara berkala yang mencakup literasi keuangan. Junanto menambahkan bahwa salah satu metode untuk mengenali uang palsu adalah dengan melakukan pendekatan fisik, seperti meraba, melihat, dan menerawang uang tersebut. Dengan cara ini, masyarakat diharapkan mampu memahami ciri-ciri uang yang asli dan dengan demikian dapat mengurangi kemungkinan terjadinya peredaran uang palsu.
Junanto juga mencatat bahwa jumlah uang palsu yang beredar di wilayahnya menunjukkan penurunan signifikan. Hal ini menjadi indikasi positif bahwa kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap keaslian uang semakin meningkat. "Tahun ini, peredaran uang palsu mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Ketika masyarakat menemukan uang palsu, mereka dengan cepat melaporkannya kepada pihak berwenang. Kami bekerja sama dengan kepolisian untuk mengatasi masalah ini," ujarnya.
Dia menjelaskan lebih lanjut bahwa jenis uang palsu yang sering ditemukan di masyarakat adalah pecahan besar, khususnya Rp100 ribu dan Rp50 ribu. Pelaku pemalsuan biasanya lebih memilih untuk memalsukan uang dengan nominal yang tinggi, sehingga masyarakat perlu lebih waspada saat bertransaksi dengan pecahan tersebut. Namun, Junanto yakin bahwa masyarakat sekarang semakin memahami perbedaan antara uang asli dan palsu, sehingga mereka dapat lebih mudah mengenali uang yang tidak sah.
ANTARA
Edukasi Cinta Rupiah, Cegah Peredaran Uang Palsu di Lampung
Bagikan:

BANDAR LAMPUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Jadwal Super League: Persib Hadapi Garudayaksa, Derbi Suramadu Warnai Pekan Ketujuh
Komentar (0)
Memuat komentar…







