**Borneonews - Kabupaten Bekasi**, Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, telah menyelenggarakan perlombaan untuk menciptakan menu *Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman* (B2SA). Kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan penggunaan bahan pangan lokal di kalangan masyarakat dengan cara mendorong variasi serta inovasi dalam masakan.
Perlombaan ini melibatkan perwakilan dari Tim Penggerak PKK di seluruh kecamatan. Hal ini merupakan langkah untuk memperkenalkan lebih luas sajian yang berbasis bahan pangan yang mudah ditemukan di wilayah sekitar. Penjabat Ketua TP PKK Kabupaten Bekasi, Wulur Dedy Supriyadi, menyampaikan bahwa tujuan dari lomba ini juga untuk membagikan pengetahuan tentang pengolahan makanan yang sehat.
Dalam kegiatan ini, para kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) diharapkan mampu menciptakan berbagai menu yang tidak hanya sehat, tetapi juga seimbang dalam kandungan gizi. Mereka harus memanfaatkan bahan pangan lokal yang tersedia di sekitar mereka. Dedy menegaskan pentingnya para kader PKK untuk merancang resep masakan baru dengan tetap menjaga pedoman gizi seimbang. Menu yang dibuat harus mengandung karbohidrat, sayuran, dan lauk pauk guna memenuhi kebutuhan gizi keluarga, terutama untuk anak-anak.
Dedy juga menjelaskan bahwa penganekaragaman dalam menu masakan yang berkualitas dan beragam sangat diharapkan bisa diterapkan di rumah masing-masing sebagai menu sehari-hari. Ini sejalan dengan peran PKK yang memberikan edukasi kepada masyarakat. Para peserta lomba ditugaskan untuk menyebarkan informasi mengenai program menu B2SA kepada ibu rumah tangga, yang merupakan penyedia utama menu keluarga setelah mengikuti perlombaan.
Kepada para ibu, ia memberikan saran untuk memanfaatkan bahan pangan lokal dan berkreasi dalam masakan. Misalnya, jika selama ini bahan singkong hanya diolah menjadi *getuk*, ibu-ibu bisa berinovasi dengan mencampurkannya dengan agar-agar atau bahan lainnya agar anak-anak lebih tertarik dengan makanan yang disajikan.
Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi, Arnoko, menambahkan bahwa ajang lomba ini juga berfungsi untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa pengolahan serta penyajian bahan pangan bisa dilakukan dengan berbagai cara, asalkan tetap memperhatikan aspek gizi yang baik dan seimbang serta terjangkau dari segi ekonomi.
Arnoko menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program untuk mendorong kreativitas para ibu dalam mengenalkan menu-menu makanan yang unik, terutama makanan lokal yang dapat dikonsumsi oleh anak-anak dan keluarga dengan bahan yang ekonomis.
Dalam perlombaan ini, diikuti oleh 23 peserta dari tiap Tim Penggerak PKK kecamatan. Penilaian dilakukan secara teknis oleh tim juri yang menilai dari aspek penyajian makanan hingga kandungan nutrisi yang ada. Juri yang terlibat adalah para *chef* dan ahli gizi yang diundang oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi.
Berdasarkan hasil penilaian, Tim Penggerak PKK Kecamatan Sukatani berhasil meraih juara pertama, diikuti oleh Kecamatan Muaragembong dan Kecamatan Tambelang di posisi kedua dan ketiga. Sementara itu, juara harapan pertama diraih oleh Kecamatan Babelan, harapan kedua oleh Kecamatan Cikarang Selatan, dan harapan ketiga diraih oleh Kecamatan Setu.
ANTARA
Perlombaan Menu B2SA di Bekasi, Promosi Pangan Lokal Kreatif
Bagikan:

BOGOR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Komentar (0)
Memuat komentar…







