**Borneonews - Klaten,** Grup Riset Sumber Daya Hayati dari Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta telah menginisiasi program untuk memberdayakan masyarakat di Desa Daleman, yang terletak di Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Program ini bertujuan untuk mendorong warga agar lebih produktif dengan memanfaatkan limbah dari industri pati aren.
Ketua tim pengabdian masyarakat tersebut, Fadilah, menjelaskan bahwa masyarakat desa diajak untuk memanfaatkan limbah padat yang dihasilkan, yang dikenal dengan nama *onggok aren*. Limbah ini dapat dimanfaatkan sebagai media tanam untuk jamur tiram, yang merupakan jenis jamur yang memiliki permintaan tinggi di pasar.
Desa Daleman dikenal sebagai sentra industri pati aren. Proses pembuatan pati aren dimulai dengan pemotongan batang pohon aren sepanjang satu hingga dua meter, yang kemudian diparut. Hasil parutan yang disebut tepung aren dicampur dengan air, lalu dipisahkan untuk mendapatkan pati aren. Proses ini akan menghasilkan limbah padat yang dikenal sebagai *onggok aren*.
*Onggok aren* memiliki potensi yang besar untuk dijadikan media budidaya jamur tiram, karena secara alami, jamur ini sering tumbuh pada sisa-sisa pokok pohon yang sudah ditebang atau pada batang pohon yang telah lapuk di hutan. Menurut Fadilah, kandungan *lignoselulosa* dalam serbuk kayu adalah faktor yang memungkinkan jamur tiram untuk tumbuh dengan optimal, sama seperti di habitat aslinya.
Dalam konteks ini, *onggok aren* juga mengandung *lignoselulosa*, sehingga keberadaan limbah ini sangat berpotensi untuk dimanfaatkan dalam budidaya jamur tiram. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat setempat serta mendorong kreativitas dan inovasi dalam pemanfaatan sumber daya lokal.
ANTARA
Pemanfaatan Limbah Pati Aren untuk Budidaya Jamur Tiram di Klaten
Bagikan:

SEMARANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Basarnas Evakuasi Jenazah Perempuan Diduga WNA di Pantai Nyang Nyang
Veda Ega Jadi Pembalap Indonesia Pertama yang Raih Pole Position
Varrel/Wardana Terhenti di Semifinal Indonesia Masters
SKK Migas Umumkan Pengurangan Ekspor Gas ke Singapura
Hangtuah Kalahkan Satya Wacana 62-58 di IBL All Indonesian
Tim Boccia Indonesia Bertekad Jaga Performa hingga Paralimpiade
Komentar (0)
Memuat komentar…







