JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta Selatan**, Polda Metro Jaya telah menerima laporan mengenai insiden penusukan yang melibatkan seorang suami berinisial AS yang menyerang istrinya, FF, di daerah Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kejadian tersebut terjadi pada Rabu dini hari. Menurut penjelasan dari Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi, peristiwa tragis ini terjadi pada pukul 00.05 WIB, ketika pelaku melakukan tindakan kekerasan yang berakibat fatal bagi korban. Laporan terkait insiden tersebut resmi diterima oleh polisi pada pukul 05.23 WIB pada hari yang sama. Dijelaskan oleh Ade Ary, seorang saksi yang berada di sekitar lokasi mendengar teriakan saat perjalanan pulang dari bekerja sebagai pengemudi *ojek*. Saksi tersebut kemudian keluar dari rumah untuk memeriksa sumber suara. Saat mendekat, ia melihat pelaku sedang memegang pisau yang terlihat berlumur darah. Setelah menyaksikan tindakan pelaku, saksi berusaha mengetuk pintu kontrakan. Melihat pelaku yang panik, ia membuang pisau itu ke lantai. Saksi pun segera memasuki kontrakan untuk menenangkan dan mengamankan pelaku. Ketika saksi masuk ke dalam, ia menemukan korban tergeletak di atas kasur dalam keadaan berdarah akibat luka tusukan. Dengan cepat, saksi berusaha membantu korban dan melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT setempat. Sayangnya, saat korban dibawa ke Puskesmas Pasar Minggu, nyawanya tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia. Kompol Anggiat Sinambela, Kapolsek Pasar Minggu, menyatakan bahwa kasus penusukan ini dipicu oleh masalah dalam keluarga. "Pertengkaran dalam rumah tangga yang berujung pada emosi yang meluap," ungkapnya. Peristiwa ini terjadi di Jalan Sepat RT. 08/02, Kelurahan Kebagusan, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kasus ini kini dalam penanganan pihak kepolisian untuk mengusut lebih dalam motif dan kejadian yang menyertai insiden tersebut. ANTARA