**Borneonews - Teminabuan**, Universitas Werisar (Unsar) di Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel), Papua Barat Daya, baru-baru ini mengadakan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) untuk angkatan ke III tahun 2024. Kegiatan ini diikuti oleh 187 mahasiswa baru yang siap memulai perkuliahan.
Pada hari Rabu, Bupati Sorsel, Samsudin Anggiluli, menyampaikan bahwa berbagai tantangan, seperti akses pendidikan yang terbatas dan persoalan ekonomi, menjadi halangan serius bagi generasi muda dalam mengakses pendidikan tinggi. Ia menekankan pentingnya memecahkan masalah ini agar harapan para pelajar tidak hilang.
Situasi ini mendorong saya dan rekan-rekan dalam tim sembilan untuk menghadirkan Universitas Werisar di Sorsel, dengan tujuan utama mendekatkan akses pendidikan bagi masyarakat, ujar Samsudin. Ia berharap mahasiswa baru dapat mengikuti kegiatan PKKMB dengan serius sehingga mereka bisa memahami pentingnya keberadaan Unsar di daerah tersebut.
Ia juga menjelaskan, berdasarkan pengamatan yang dilakukan, jika diperhatikan dengan seksama, dari sekian banyak lulusan SMA di wilayah Imekko, hanya satu dari dua ratus anak yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Jika kondisi ini terus berlanjut, kita tidak memiliki peluang untuk mencapai kemajuan di daerah ini, tegas Samsudin.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pendidikan merupakan kunci utama untuk membuka kesempatan kemajuan dalam pembangunan daerah. Samsudin menilai kehadiran Unsar dengan akreditasi yang baik, serta memiliki tenaga pengajar yang kompeten, merupakan pilihan yang tepat bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi yang ada di Sorsel.
Bupati juga menyatakan komitmennya untuk menjadikan Universitas Werisar sebagai kampus yang dapat dibanggakan, serta sebagai pilihan utama bagi calon mahasiswa di wilayah Papua. Dengan demikian, diharapkan Unsar dapat berkontribusi positif bagi perkembangan pendidikan di daerah tersebut.
ANTARA
Universitas Werisar gelar PKKMB untuk 187 mahasiswa baru Sorsel
Bagikan:

MANOKWARI –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Penyelundupan 65 Cartridge Diduga Etomidate di Rutan Salemba Digagalkan
NU Kalteng Ingatkan Penyampaian Aspirasi Harus Santun dan Jaga Persatuan
LDII Kalteng Tekankan Gotong Royong untuk Penanganan Karhutla
Agustiar Sabran Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan Hadapi Karhutla
Bupati Kobar Bermalam di TNTP, Tinjau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Komentar (0)
Memuat komentar…







