SURABAYA –
**Borneonews - Blitar**, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama, Khofifah Indar Parawansa, bersama Miftah Maulana Habiburrahman, lebih dikenal sebagai Gus Miftah, resmi meresmikan Graha Muslimat NU di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, pada hari Rabu. Dalam sambutannya, Khofifah menekankan bahwa keberhasilan penerapan aplikasi digital di lingkungan Muslimat NU merupakan hasil dari sinergi dan kolaborasi yang baik. Ia menyatakan, "Sukses yang diraih tidak dapat dicapai secara sendirian, tetapi berkat kerja keras dari sebuah tim yang solid." Khofifah juga menjelaskan bahwa di dalam Nahdlatul Ulama terdapat banyak organisasi di bawah naungan Muslimat NU, dan ia mendorong semua pihak untuk menjalin kerjasama demi mencapai tujuan bersama. "Setiap anggota harus saling memberikan dukungan satu sama lain. Graha Muslimat NU ini didirikan berkat sumbangan semua anggota Muslimat NU di Blitar. Ini adalah contoh nyata dari kerja sama yang kuat," ujarnya. Lebih lanjut, Khofifah mengungkapkan pentingnya memiliki *manager leader* yang baik di dalam Muslimat NU, mengingat organisasi ini merupakan organisasi perempuan terbesar di dunia. "Jika langkah-langkah yang diambil oleh Muslimat NU didokumentasikan dan disebarluaskan di media digital, maka akan menjadi jendela bagi dunia untuk mengenal keberadaan Muslimat NU," tambahnya. Sementara itu, Gus Miftah memberikan pesan mendalam mengenai pentingnya pengamalan agama dalam kehidupan. Ia menegaskan bahwa agama merupakan penuntun dan penyelamat sepanjang hidup, yang harus dijunjung tinggi hingga nafas terakhir. "Kemuliaan seseorang terletak pada agamanya, dan akhlak adalah cerminan kepribadiannya. Oleh karena itu, setiap khotbah Jumat selalu mengingatkan agar tidak mati kecuali dalam keadaan Muslim," ujarnya. Gus Miftah juga menjelaskan bahwa salah satu indikator akhlak yang baik adalah sikap individu yang berusaha meringankan kesusahan orang lain. "Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa barang siapa membantu seorang mukmin yang sedang dalam kesulitan, Allah akan membantunya di Hari Kiamat. Dan barang siapa meringankan penderitaan seseorang, Allah akan meringankan penderitaannya di dunia dan di akhirat," tuturnya. Dalam konteks tersebut, Gus Miftah mengajak umat Islam untuk saling membantu dan gotong royong di komunitas mereka, menekankan bahwa hal tersebut merupakan bagian penting dari ajaran Islam. ANTARA