**Borneonews - Banda Aceh**, Pemerintah Kabupaten Simeulue di Provinsi Aceh telah melakukan penyaluran sepeda motor ambulans yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama di daerah pedalaman wilayah kepulauan tersebut. Pada kesempatan ini, Penjabat Bupati Simeulue, Teuku Reza Fahlevi, menyampaikan bahwa 13 unit sepeda motor ambulans telah diserahkan kepada petugas kesehatan yang bekerja di empat puskesmas di daerah terpencil.
Teuku Reza Fahlevi menekankan bahwa program ini dilaksanakan untuk memastikan pelayanan kesehatan menjadi lebih efektif dan dapat diakses oleh masyarakat yang berada jauh dari pusat-pusat perawatan kesehatan. Dalam pernyataannya, ia mengharapkan sepeda motor ambulans yang didistribusikan tersebut dapat digunakan sebaik-baiknya, terutama untuk menjangkau pasien-pasien yang berada di lokasi yang sulit dijangkau oleh kendaraan roda empat.
Dalam hal ini, Bupati juga mengingatkan bahwa sepeda motor ambulans tersebut memiliki peranan penting dalam melayani masyarakat di daerah pedalaman dan tempat-tempat terpencil yang hanya dapat diakses dengan kendaraan roda dua. Penggunaan sepeda motor ambulans diharapkan akan membantu masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang lebih baik, terutama dalam situasi darurat.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simeulue, Armidin, mengungkapkan bahwa sepeda motor ambulans tersebut telah dibagikan kepada puskesmas yang meliputi Puskesmas Lamerem, Puskesmas Alafan, Puskesmas Simeulue Timur, dan Puskesmas Simeulue Barat. Salah satu unit ambulans juga akan difungsikan untuk transportasi layanan kesehatan yang mendukung gudang farmasi Dinas Kesehatan.
Armidin menjelaskan bahwa pengadaan sepeda motor ambulans itu didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk anggaran tahun 2024. Ia menambahkan pentingnya pemeliharaan sepeda motor tersebut agar dapat dipergunakan dengan optimal demi meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Kabupaten Simeulue dikenal sebagai wilayah kepulauan terluar di Aceh. Terletak di Samudra Hindia, pulau ini berada sekitar 180 mil laut dari pesisir barat Pulau Sumatra. Selain itu, kabupaten ini merupakan pemekaran dari Kabupaten Aceh Barat yang dibentuk pada tahun 1999 dan memiliki 10 kecamatan dengan total 138 gampong, dihuni oleh sekitar 94 ribu jiwa. Inisiatif seperti ini diharapkan dapat membantu meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang lebih baik di daerah yang terpencil.
ANTARA
Penyaluran Sepeda Motor Ambulans Tingkatkan Layanan Kesehatan di Simeulue
Bagikan:

BANDA ACEH –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kualitas Udara Memburuk, Ratusan Warga Pangkalan Bun Manfaatkan Rumah Oksigen KIM?
Kapuas Masuk Tiga Daerah di Kalteng yang Jalani Verifikasi Lapangan Evaluasi PUG
Angka Kecelakaan Naik 10,4 Persen, Polres Kapuas Gelar Operasi Patuh Telabang Selama Dua Pekan
Yuas Elko Minta Agen dan Pangkalan Elpiji 3 Kilogram di Kalteng Diawasi
Truk Bermuatan Besi Bekas Terbalik di Tikungan Jalan Trikora Banjarbaru
Dua Pria Diduga Curi Brondolan Sawit Diamankan Warga
Komentar (0)
Memuat komentar…







