KUPANG –
**Borneonews - Labuan Bajo**, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Timur, Yohanes Sentis, menyampaikan harapannya kepada kelompok tani (poktan) yang menerima bantuan pompa air agar memanfaatkan dan merawat mesin tersebut dengan sebaik-baiknya. Hal ini penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan produktivitas di sektor pertanian. Yohanes menjelaskan bahwa sistem pompa yang disediakan akan membantu mengalirkan air ke saluran atau petak sawah. Ini menjadi sangat penting, terutama ketika memasuki musim kemarau pada tahun 2024, agar para petani tetap dapat melakukan penanaman. Dengan bantuan ini, diharapkan ada peningkatan luas area tanam, bahkan pengembangan area tanam baru jika memungkinkan. Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Timur telah menyalurkan total 24 unit pompa air kepada para petani sawah tadah hujan yang tersebar di 12 kecamatan di daerah tersebut. Selain itu, pada minggu kedua bulan Agustus, Dinas Pertanian menerima tambahan 30 unit pompa air yang kini sedang dalam proses distribusi. Dengan demikian, total pompa air yang akan didistribusikan mencapai 60 unit. Penyerahan pompa air ini dilakukan berdasarkan kriteria tertentu, yaitu kepada kelompok tani yang memiliki sawah tadah hujan yang cukup memiliki potensi air. Menurut Yohanes, meskipun ada sumber air, jika jaraknya jauh dari lahan, pemanfaatannya akan sulit. Pompa air yang disalurkan tersebut diharapkan dapat mengintervensi sawah tadah hujan seluas 3.475 hektare. Saat ini, dari total area tersebut, pemanfaatan pompa sudah berhasil merealisasikan tambahan areal tanam baru seluas sekitar 335 hektare. Dengan dukungan pompanisasi ini, diharapkan dalam waktu dekat, terutama menjelang bulan September dalam musim tanam kedua, potensi tambahan area tanam akan semakin meningkat. Pemerintah, melalui berbagai upaya, berupaya meningkatkan produksi padi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan berkontribusi pada peningkatan produksi pangan secara nasional. Menurut Yohanes, pemerintah telah memproyeksikan bahwa dalam dua hingga tiga tahun ke depan, Indonesia akan mencapai swasembada pangan dan bahkan bisa melakukan ekspor beras. Ia menekankan pentingnya komitmen dari Manggarai Timur untuk mencapai target produksi tersebut demi mendukung tujuan nasional. ANTARA