**Borneonews - Solok,** Dinas Pangan Kota Solok, yang terletak di Sumatera Barat, telah melaksanakan sosialisasi terkait program Gerakan Edukasi dan Pemberian Pangan Bergizi untuk Siswa (genius) kepada orang tua siswa di wilayah tersebut. Kegiatan ini berlangsung sebagai upaya untuk memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya gizi dan pangan kepada para orang tua serta siswa.
Kepala Dinas Pangan Kota Solok, Ade Kurniati, menjelaskan bahwa tujuan dari program genius ini adalah untuk meningkatkan wawasan tidak hanya bagi siswa, tetapi juga untuk orang tua mengenai pangan dan gizi. Melalui kegiatan ini, diharapkan bisa pula meningkatkan kompetensi para guru dalam penyelenggaraan pemberian makanan yang bergizi bagi anak-anak mereka.
Lebih lanjut, program ini mencakup berbagai aspek penting, antara lain pengetahuan mengenai gizi, keragaman makanan, serta perilaku hemat pangan guna mengurangi pemborosan makanan. Selain itu, upaya untuk menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat juga menjadi fokus penting dari kegiatan ini.
Ade Kurniati menambahkan bahwa harapan dari kegiatan ini ialah terciptanya pengaruh positif terhadap perkembangan berat badan serta keaktifan anak-anak di sekolah. Kegiatan pemberian pangan bergizi ini dijadwalkan berlangsung selama 20 hari, di mana siswa akan menerima kudapan bergizi berbahan dasar telur, susu, ayam, ikan, serta sumber protein hewani lainnya.
Di sisi lain, kegiatan genius juga mencakup pengumpulan data baseline dan endline, serta sosialisasi dan edukasi pangan dan gizi untuk para orang tua dan siswa. Kepala SDN 10 VI Suku, Yunia Triyani, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Kota Solok, Dinas Pangan, dan Dinas Pendidikan, yang telah menetapkan sekolahnya sebagai salah satu pelaksana program genius, bersama dengan dua SDN lainnya.
Menurut Yunia, kegiatan ini sangat berharga bagi siswa-siswinya. Ia berharap program ini akan membantu anak-anak menjadi lebih aktif dan semangat dalam belajar, serta berharap agar dukungan semacam ini dapat berlanjut di tahun-tahun mendatang. Yunia juga mengapresiasi kehadiran program genius ini dan berharap semua kegiatan dapat berjalan lancar, memberikan perkembangan yang signifikan, serta memenuhi kebutuhan gizi anak. Hal ini diharapkan dapat melahirkan generasi yang beriman, cerdas, dan aktif.
Selanjutnya, Dinas Pangan Kota Solok mengungkapkan bahwa Badan Pangan Nasional, bekerja sama dengan Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Gizi Indonesia (AIPGI), telah menetapkan Kota Solok sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan genius dengan melibatkan 495 siswa dari tiga sekolah, yaitu SDN 10 VI Suku, SDN 19 Kampung Jawa, dan SDN 11 Tanah Garam. Sebagai bagian dari rangkaian program genius, sosialisasi dan edukasi tentang pangan serta gizi untuk orang tua siswa menjadi salah satu kegiatan yang utama.
ANTARA
Sosialisasi Program Genius untuk Peningkatan Gizi Siswa di Solok
Bagikan:

PADANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Rian/Daniel ke Final Kudus Indonesia Masters Usai Menang Tiga Gim
Kemnaker Umumkan Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi Korban PHK
MILLS Luncurkan Koleksi Musim Panas 2027 Bertajuk Next Inheritance
Pangkoops: Dua Anggota KKB Tewas Saat Kontak Tembak di Nduga
Polisi Selidiki Pesawat Asian One Air Tergelincir di Intan Jaya
Presiden Iran Akan Bahas Ekonomi, Isu Global dengan Putin
Komentar (0)
Memuat komentar…







