TANJUNG SELOR –
**Borneonews - Tarakan**, Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang baru-baru ini memberikan pelepasan kepada calon mahasiswa yang menerima beasiswa dari Yayasan Universitas Patria Artha (UPA) Makassar untuk tahun ajaran 2024 - 2025. Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan kepada para penerima beasiswa agar terus menerus meningkatkan semangat belajar mereka. Gubernur Zainal berharap, dengan adanya program beasiswa tersebut, dapat memberikan dorongan kepada generasi muda untuk berusaha lebih giat dalam belajar dan mencapai prestasi yang lebih tinggi. Hal ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas di daerah ini. Ia menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara memiliki komitmen yang tinggi dalam memperbaiki dan meningkatkan pembangunan sumber daya manusia, sejalan dengan visi daerah yang ingin menjadi Berubah, Maju, dan Sejahtera. Di tengah tantangan keterbatasan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), Gubernur Zainal tetap berjuang untuk menjamin keberlanjutan pendidikan di Kaltara. Upaya tersebut mencakup pemberian beasiswa, penyediaan sarana pendidikan, serta insentif kepada para guru agar mereka dapat memberikan pengajaran yang optimal. Program beasiswa sudah berlangsung selama tiga tahun dan terus diperluas. Gubernur Zainal juga mengekspresikan rasa bangganya terhadap para mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke luar daerah. Ia menekankan bahwa kesempatan ini adalah impian banyak orang, namun tidak semua orang dapat mencapainya. "Para mahasiswa pasti akan memperoleh ilmu baru di jurusan yang dipilih, baik itu dalam akuntansi, bahasa asing, dan lain-lain. Saya berharap mereka dapat menekuni pendidikan ini dengan serius, sehingga setelah studi di UPA, mereka dapat menjadi penerus yang handal bagi generasi Kalimantan Utara," ujarnya. Ia juga menekankan bahwa sejak awal menjabat sebagai gubernur, cita-citanya adalah meningkatkan mutu pendidikan, baik untuk pengajar maupun siswa, semaksimal mungkin. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara, Teguh Henri Sutanto, menambahkan harapannya agar mahasiswa penerima beasiswa ini dapat menjadi bagian dari Sumber Daya Manusia (SDM) terbaik di Kaltara. "Kita memiliki sejumlah industri besar di Kalimantan Utara dan tentu saja kita memerlukan SDM yang terbaik. Oleh karena itu, manfaatkanlah kesempatan pendidikan gratis ini untuk memperoleh ilmu yang bermanfaat bagi diri sendiri dan daerah," ungkapnya. Sementara itu, Rektor UPA Makassar, Dr. Bastian Lubis, S.E., M.M., CFM, menuturkan bahwa Gubernur Kaltara menunjukkan kepedulian yang sangat tinggi terhadap pendidikan. UPA sendiri dipilih sebagai institusi yang tepat untuk para pelajar melanjutkan pendidikan, karena memiliki kapasitas yang memadai untuk meningkatkan kualitas SDM. "Saya pastikan bahwa para penerima beasiswa UPA, setelah menyelesaikan pendidikan, akan kembali dengan pengetahuan yang jauh lebih baik, dari segi pemikiran, intelektualitas, hingga penampilan. Hal ini penting demi mencapai target SDM terbaik untuk Kalimantan Utara," tutur Dr. Bastian. Sejak dimulainya kerjasama ini, Pemprov Kaltara dan UPA Makassar telah melepas 755 mahasiswa. Pada tahun 2022, terdapat 239 peserta, di tahun 2023 berjumlah 253 peserta, dan pada tahun 2024 ada 263 peserta. Hingga saat ini, untuk tahun ajaran 2025, sudah ada 176 calon mahasiswa yang mendaftar untuk program beasiswa di UPA Makassar. ANTARA