**Borneonews - Serdang Bedagai**, Penyidik dari Kepolisian Daerah Sumatera Utara bekerja sama dengan Kepolisian Resor Serdang Bedagai telah melakukan pemeriksaan terhadap 15 orang saksi terkait kasus penembakan yang menimpa seorang pelajar berinisial MAA (13). Insiden tragis ini berlangsung pada hari Minggu, 1 September 2024.
Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Komisaris Besar Polisi Hadi Wahyudi, menyatakan bahwa saksi-saksi yang telah diperiksa meliputi anggota keluarga serta teman-teman korban. Penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian saat ini sedang berlangsung untuk mengungkap pelaku penembakan yang mengakibatkan MAA kehilangan nyawa.
Tim dari Polda Sumut dan Polres Serdang Bedagai tengah berupaya mengumpulkan informasi yang relevan guna mengidentifikasi pelaku secepat mungkin. "Kami melakukan investigasi secara menyeluruh agar kasus ini bisa terungkap," tambah Hadi.
Sementara itu, Kepala Polres Serdang Bedagai, Ajun Komisaris Besar Polisi Jhon Sitepu, mengungkapkan bahwa berdasarkan dugaan awal, korban merupakan pelajar yang diduga hendak terlibat dalam tawuran. Dari lokasi kejadian, pihak kepolisian telah mengamankan beberapa barang bukti, termasuk satu unit sepeda motor, dua selongsong peluru, dan telepon seluler.
"Polisi terus melanjutkan investigasi hingga mendapatkan petunjuk yang jelas. Kami berkomitmen untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif. Setiap perkembangan dalam proses penyelidikan akan kami sampaikan kepada masyarakat," tegasnya.
Di samping itu, Polda Sumut juga memberikan imbauan kepada orang tua agar lebih berhati-hati dan meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan anak-anak mereka, terutama menjelang malam setelah jam 10. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Polres Serdang Bedagai juga menjalankan program pemulihan trauma bagi keluarga korban penembakan. Kegiatan ini dilaksanakan di kediaman orang tua MAA yang terletak di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, dengan fokus utama pada dukungan psikologis bagi ibu korban.
Peristiwa penembakan yang menimpa pelajar MAA terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, pada Minggu, 1 September 2024, sekitar pukul 04.30 WIB.
ANTARA
Penyidik Periksa 15 Saksi Kasus Penembakan Pelajar MAA
Bagikan:

MEDAN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







