JAYAPURA –
**Borneonews - Jayapura**, Pemerintah Kota Jayapura, Papua, telah menempatkan sebanyak 290 unit kendaraan bermotor di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) yang terletak di Waena, Distrik Heram. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk menertibkan kendaraan yang terparkir di tepi jalan umum. Penjabat Wali Kota Jayapura, Christian Sohilait, menyampaikan informasi tersebut dalam sebuah diskusi pagi bersama tim Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Jayapura. Dalam pertemuan yang berlangsung pada hari Rabu, ia menekankan bahwa pengamanan terhadap kendaraan-kendaraan ini adalah langkah penting untuk mengatasi kemacetan yang selama ini mengganggu kelancaran arus lalu lintas di kota ini. “Situasi parkir kendaraan yang sembarangan pada tepi jalan umum jelas mengganggu kelancaran lalu lintas. Dengan ini, kami ingin menciptakan kondisi Kota Jayapura yang bebas dari kemacetan,” ungkap Sohilait. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kemacetan yang terjadi di Jayapura merupakan salah satu permasalahan utama yang harus ditangani secara serius. Selain persoalan lalu lintas, Pemkot juga akan berfokus pada isu banjir serta permasalahan sosial yang berpotensi meningkatkan angka kejahatan. Sebagai langkah konkret, Sohilait menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan penertiban terhadap terminal liar yang beroperasi di lokasi-lokasi seperti Taman Imbi dan kawasan Weref. Upaya ini diharapkan dapat membantu memperlancar arus lalu lintas di area tersebut. Dalam upaya untuk meningkatkan ketertiban lalu lintas, pemerintah daerah juga telah menerbitkan surat edaran yang mengatur jam operasional kendaraan kontainer. Kendaraan tersebut diizinkan beroperasi mulai pukul 09:00 WIT hingga 15:00 WIT. "Ketika kami melakukan penertiban terhadap kendaraan-kendaraan yang parkir sembarangan, terlihat adanya perbaikan dalam arus lalu lintas," tambahnya. Sohilait juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya kepada pemilik kendaraan, untuk tidak lagi memarkir kendaraan mereka di tepi jalan atau trotoar. Hal ini dinilai sangat mengganggu kenyamanan dan keamanan di jalan raya. Mari bersama-sama menjaga kelancaran lalu lintas demi kenyamanan bersama. ANTARA