JAKARTA –
**Borneonews - Banda Aceh**, Lifter nasional Ricko Saputra telah berhasil memberikan medali emas pertama untuk tim Papua pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024. Kemenangan ini diraih setelah ia menjadi yang terbaik di kelas angkat besi 61 kilogram putra, yang berlangsung di GOR Seramoe, Banda Aceh pada hari Rabu. Ricko menunjukkan performa yang mengesankan dengan mengangkat total beban mencapai 292 kilogram. Rincian dari angkatannya terdiri dari *snatch* seberat 137 kilogram dan *clean and jerk* seberat 160 kilogram. Berkat pencapaian tersebut, ia tidak hanya meraih medali emas, tetapi juga berhasil memecahkan beberapa rekor PON dalam kedua kategori angkatan. Meskipun Ricko berusaha untuk memecahkan rekornya sendiri dalam *clean and jerk* dengan mencoba mengangkat beban seberat 170 kilogram, usaha tersebut tidak berhasil. Namun, pencapaian yang telah diraihnya tetap menjadi kebanggaan tim Papua. Medali perak dalam kategori ini diraih oleh Muhammad Halim Setiawan dari Lampung, yang berhasil mengangkat total 289 kilogram. Halim mencatatkan prestasi luar biasa dengan memecahkan rekor PON pada angkatan *snatch* seberat 131 kilogram, meskipun ia tidak berhasil mengangkat 134 kilogram. Pencapaian terbaik Halim dari beban yang diangkat pada *snatch* adalah 158 kilogram. Sementara itu, medali perunggu diraih oleh Joni Susanto dari Jawa Timur, dengan total angkatan 288 kilogram. Joni menunjukkan performa yang baik dengan mencatatkan angkatan *snatch* terbaik sebesar 132 kilogram dan *clean and jerk* terbaik sebesar 156 kilogram. Sebanyak sembilan atlet ikut serta dalam perebutan medali di kelas 61 kilogram putra. Sementara itu, ketiga lifter tuan rumah yang bertanding tidak berhasil meraih medali, termasuk Herly Juliansyah Putra yang berada di kelas ini. Herly hanya mampu mengangkat beban 80 kilogram pada *snatch* dan 95 kilogram pada *clean and jerk*. Empat atlet lainnya, yaitu Pardani dari Sumatera Barat, Djulio Neldis Anin dari Nusa Tenggara Timur, Leonardo Adventino Geovani dari Jawa Barat, dan Abdian Bosar Hasibuan dari Sumatera Utara, juga tidak berhasil meraih medali dalam kelas ini. ANTARA