JAYAPURA –
**Borneonews - Jayapura**, PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku mengemukakan bahwa peringatan Hari Pelanggan Nasional (HPN) menjadi sebuah kesempatan penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di Papua. Dalam pernyataannya, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Sunardi, menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menyediakan energi serta layanan unggul di seluruh wilayah Tanah Papua. Upaya ini dinilai sangat penting untuk memastikan kebutuhan bahan bakar minyak terpenuhi, sehingga dapat mendorong pertumbuhan perekonomian di berbagai pelosok Papua. Ia menambahkan bahwa dalam merayakan HPN pada tanggal 4 September ini, mereka menyempatkan diri untuk menjalin komunikasi dengan pelanggan. Salah satu bentuk pelayanan yang ditawarkan adalah menjaga ketersediaan stok dan kuota bahan bakar hingga akhir tahun agar tetap terjamin. Sunardi juga mengungkapkan pentingnya edukasi kepada masyarakat Papua mengenai penggunaan *QR CODE*, terutama setelah terjadinya penurunan harga pada jenis bahan bakar *Pertamax* dan *Dexlite*. Dalam kesempatan ini, ia mendorong masyarakat, khususnya di Kota Jayapura, untuk memanfaatkan *QR CODE* karena menawarkan berbagai kemudahan dalam transaksi. Mengenai ketersediaan stok, Sunardi menjelaskan bahwa per September ini, avtur dan minyak tanah memiliki ketahanan selama 18 hari. Sementara itu, ketahanan untuk solar dan *pertalite* mencapai 15 hari, *Pertamax* 20 hari, dan LPG 80 hari. Dengan informasi ini, ia menjamin bahwa pasokan bahan bakar di Tanah Papua dalam kondisi aman. Ia menambahkan bahwa dalam waktu dekat, akan ada tambahan pasokan dari kapal tangki bahan bakar. Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir tentang ketersediaan produk tersebut. Namun, mulai saat ini, pembelian bahan bakar akan diwajibkan menggunakan *QR CODE* agar prosesnya lebih efisien dan teratur. ANTARA