**Borneonews - Probolinggo**, Kegiatan selamatan Desa Asembagus di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, menjadi semakin meriah dengan gelaran kirab budaya dan gunungan hasil pertanian yang diarak oleh warga setempat. Acara ini berlangsung pada hari Rabu dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat.
Kepala Desa Asembagus, Ali Ibang Fansuri, menjelaskan bahwa warga mempresentasikan beragam budaya serta hasil pertanian yang melibatkan sejumlah Rukun Warga (RW) di desa tersebut. "Beragam budaya dan hasil pertanian ditampilkan oleh masyarakat yang tergabung dalam beberapa RW di desa setempat," ujar Ali di sela-sela acara.
Selamatan desa ditandai dengan pembacaan doa rokat yang diucapkan dalam tiga bahasa, yaitu Madura, Jawa, dan Arab. Setelahnya, dilanjutkan dengan pembacaan *tawassul*, *surat Yasin*, serta *tahlil* untuk menghormati para leluhur dan masyarakat Desa Asembagus. Ali mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan momen krusial untuk memperkuat tali persatuan dan kesatuan di antara warga.
"Selamatan desa ini menjadi bentuk ungkapan syukur kami kepada Allah SWT, yang diharapkan dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan warga, serta mendorong kemajuan Desa Asembagus," imbuhnya. Ia menambahkan bahwa dengan kerjasama yang solid, berbagai potensi dapat dioptimalkan, baik itu dari sektor pertanian maupun usaha tradisional lainnya. Harapannya, kegiatan selamatan ini menjadi agenda tahunan yang semakin berkembang setiap tahunnya.
Dalam kesempatan yang sama, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, Heri Sulistyanto, turut memberikan penghargaan serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Asembagus dan seluruh warganya. Ia menekankan bahwa selamatan desa ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga merupakan cerminan rasa syukur atas segala nikmat yang telah diterima.
"Saya sangat mengapresiasi kebersamaan dan kekompakan yang ditunjukkan oleh warga Desa Asembagus," tambahnya. Selain itu, ia menyatakan bahwa partisipasi para pengusaha lokal dalam acara ini merupakan kunci keberhasilan pembangunan desa.
"Saya yakin, dengan adanya sinergi antara Pemerintah Desa, masyarakat, dan pengusaha lokal, Desa Asembagus akan terus maju dan mendapatkan berkah," tutup Sulistyanto.
ANTARA
Meriahnya Selamatan Desa Asembagus melalui Kirab Budaya dan Pertanian
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Komentar (0)
Memuat komentar…







