MAKASSAR –
**Borneonews - Makassar**, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS TK) di Makassar baru-baru ini melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai jaminan sosial ketenagakerjaan. Kegiatan ini berkolaborasi dengan Aliyah Mustika, anggota Komisi IX DPR RI, dan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya perlindungan sosial bagi pekerja. Aliyah Mustika menjelaskan bahwa sosialisasi ini menjangkau berbagai kelompok pekerja, baik yang bekerja dengan menerima upah maupun mereka yang termasuk dalam kategori pekerja mandiri atau nonpenerima upah. Ini menunjukkan upaya pemerintah untuk memastikan semua lapisan masyarakat mendapatkan perlindungan yang layak. Program jaminan sosial ketenagakerjaan mencakup berbagai manfaat penting, yaitu jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, serta beberapa jaminan lainnya. Setiap jenis jaminan ini diharapkan dapat memberikan perlindungan kepada pekerja dan keluarganya dalam menghadapi situasi yang tidak terduga yang bisa terjadi saat menjalankan aktivitas kerja. Pentingnya jaminan ini ditekankan ketika terjadinya peristiwa yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan kerja yang dapat mengakibatkan cedera atau bahkan kematian. Dalam kondisi-kondisi tersebut, jaminan sosial diharapkan dapat memberikan dukungan, termasuk pembiayaan untuk prosesi kematian dan pendidikan anak. Selain itu, Sindbad Oktanzah, Kepala Bidang Kepesertaan Bidang Khusus BPJS TK Makassar, menambahkan bahwa dengan membayar premi sebesar Rp16.800 per orang per bulan, setiap tenaga kerja akan mendapatkan perlindungan berupa jaminan kecelakaan dan kematian. Hal ini sangat menguntungkan dan memungkinkan akses yang lebih luas bagi pekerja untuk menjamin keselamatan dan keamanan finansial mereka. BPJS TK juga terus aktif dalam memperluas sosialisasi dan jangkauan kepada masyarakat. Ini termasuk upaya menggandeng mitra yang dapat membantu menjangkau pekerja, terutama mereka yang tergolong nonpenerima upah. Para pekerja mandiri, seperti pedagang pasar, pengemudi *ojek online*, dan komunitas lainnya, juga diajak untuk menjadi peserta dalam program jaminan sosial. Salah satu contoh adalah organisasi masyarakat Laskar Merah Putih di Sulawesi Selatan, yang menunjukkan inisiatif dengan mendaftarkan anggota mereka sebagai peserta BPJS TK. Menurut Taufik Hidayat, Ketua Markas Daerah Laskar Merah Putih Sulawesi Selatan, organisasi tersebut memiliki anggota sebanyak 6.800 orang di Makassar dan sekitar 700.000 orang di seluruh Sulawesi Selatan. Ini menunjukkan bahwa banyak individu yang membutuhkan perlindungan dalam aspek ketenagakerjaan. Taufik menegaskan pentingnya penyediaan jaminan sosial bagi jumlah anggota yang cukup signifikan ini. ANTARA