SURABAYA –
**Borneonews - Malang**, Puluhan umat Katolik dari Gereja Katedral Ijen di Kota Malang, Jawa Timur, bersiap untuk bertolak ke Jakarta. Mereka akan mengikuti misa akbar yang dipimpin oleh Paus Fransiskus di Gelora Bung Karno (GBK) pada hari Kamis, 5 September. Pihak panitia pelaksana, yang diwakili oleh Heribertus Heru, menjelaskan bahwa setiap paroki diberikan kuota antara 30 hingga 60 orang untuk berangkat ke lokasi misa tersebut. "Sekitar 60 umat dari Paroki Katedral Ijen telah terdaftar untuk pergi ke GBK. Pengaturan kuota ini merupakan arahan dari panitia pusat, mengingat adanya keterbatasan tempat," ungkap Heribertus. Rombongan dari Katedral Ijen dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing terdiri atas 30 orang. Mereka akan menggunakan dua bus untuk menuju Jakarta. Heribertus juga menekankan pentingnya persiapan kesehatan bagi semua peserta misa akbar. Demi menjaga kesehatan umat, setiap bus akan dilengkapi dengan dua tim medis, yang terdiri dari satu dokter dan satu perawat. "Perjalanan ke Jakarta cukup jauh, sehingga kesehatan harus menjadi prioritas, terlebih lagi karena jumlah orang yang cukup banyak di sana. Diperkirakan kami akan kembali ke Malang pada hari Jumat, 6 September," tambahnya. Lebih lanjut, Heribertus mengungkapkan bahwa dari keseluruhan wilayah keuskupan Malang, terdapat ribuan umat Katolik yang juga akan berangkat untuk mengikuti misa di GBK. "Keuskupan kami membentang hingga Banyuwangi, dengan kuota total 1.100 orang. Kami sangat bersyukur dapat berkesempatan untuk hadir dan bertemu dengan pemimpin umat Katolik sedunia," jelasnya. Agenda misa akbar ini dimanfaatkan sebagai momen untuk memanjatkan doa demi kebaikan seluruh umat Katolik. "Ini adalah kesempatan langka yang harus kami manfaatkan untuk berdoa bersama bagi semua umat," tuturnya. Sebelum keberangkatan, 60 umat Katolik tersebut mendapatkan pengarahan dari panitia di halaman Katedral Ijen. Setelah mendapatkan penjelasan, mereka diarahkan untuk naik ke dalam bus. Pada pukul 16:15 WIB, bus yang mengangkut rombongan umat Katolik tersebut berangkat menuju Jakarta. ANTARA