**Borneonews - Blitar**, Bakal calon gubernur Jawa Timur, Tri Rismaharini, menyoroti bahwa Provinsi Jawa Timur memiliki potensi yang sangat besar dalam sektor perikanan dan pertanian. Dalam pernyataannya, Risma mengatakan, "Potensi yang ada di bidang perikanan dan pertanian sangat melimpah. Oleh karena itu, kita perlu mengambil langkah strategis dan melakukan perencanaan yang matang."
Pernyataan tersebut disampaikan Risma saat melakukan ziarah di makam Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, di Blitar. Ia mengungkapkan keprihatinan terhadap situasi yang dialami oleh para nelayan. Meskipun potensi yang tersedia cukup besar, kesejahteraan nelayan masih belum terwujud secara optimal. Ia mengungkapkan bahwa menurut informasi yang ia terima, ada nelayan di Trenggalek yang harus melakukan transaksi di tengah laut untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Lebih lanjut, Risma bercerita tentang praktik yang terjadi di Gresik, di mana nelayan sering kali terpaksa meminjam uang sebelum melaut. Uang tersebut digunakan untuk biaya keluarga dan keberangkatan mereka. Ketika mereka berhasil menangkap ikan dan kembali ke rumah, harga jual ikan yang ada pun sering kali tidak menguntungkan. "Hal ini sangat memprihatinkan dan membuat mereka sulit keluar dari jeratan kemiskinan. Kami perlu menemukan solusi agar mereka bisa bertransaksi lebih langsung, tanpa ada pihak-pihak yang merugikan mereka," ujarnya.
Risma, yang saat ini masih menjabat sebagai Menteri Sosial, juga menyoroti masalah lainnya, seperti pemberdayaan pedagang. Ia mengusulkan perlunya pemetaan agar para pedagang bisa saling mendukung dan tidak bersaing secara negatif. Selain itu, ia juga mengangkat isu tenaga kerja migran yang sering kali mengambil jalur ilegal. Menurutnya, ini merupakan tantangan yang harus diselesaikan.
Dia mengusulkan agar perluasan penciptaan lapangan kerja menjadi salah satu fokus. Dengan lebih banyak kesempatan kerja di dalam negeri, risikonya adalah orang-orang tidak lagi tergoda untuk bekerja secara ilegal di luar negeri. Risma menjelaskan, "Kami telah melakukan berbagai upaya dengan menangani pekerja migran ilegal dari Jawa Timur. Melalui program pelatihan seperti menjahit dan kerajinan kesenian, mereka menunjukkan kemampuan yang sangat baik."
Risma bersama bakal calon wakil gubernur, KH Zahrul Azhar Asumta, atau yang lebih dikenal dengan Gus Hans, melakukan ziarah ke makam Soekarno menjelang pelaksanaan Pilkada 2024. Usai ziarah di Blitar, mereka melanjutkan perjalanan ke sejumlah lokasi lainnya, termasuk makam KH Hasyim Asy'ari di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, serta Pesantren Darul Ulum, Pesantren Denanyar, dan Pesantren Tambakberas di Jombang.
ANTARA
Risma Soroti Potensi Perikanan dan Pertanian di Jawa Timur
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Rian/Daniel ke Final Kudus Indonesia Masters Usai Menang Tiga Gim
Kemnaker Umumkan Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi Korban PHK
MILLS Luncurkan Koleksi Musim Panas 2027 Bertajuk Next Inheritance
Pangkoops: Dua Anggota KKB Tewas Saat Kontak Tembak di Nduga
Polisi Selidiki Pesawat Asian One Air Tergelincir di Intan Jaya
Presiden Iran Akan Bahas Ekonomi, Isu Global dengan Putin
Komentar (0)
Memuat komentar…







