**Borneonews - Batam**, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam kini telah mengadopsi sistem layanan kunjungan berbasis elektronik untuk memfasilitasi keluarga warga binaan yang ingin mengunjungi kerabat mereka yang sedang menjalani hukuman. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIA Batam, Heri Kusrita, menjelaskan bahwa sistem ini dirancang dengan kemudahan aksesibilitas bagi semua lapisan masyarakat. Ia menyamakan sistem ini dengan proses pengambilan nomor antrean di bank, di mana prosesnya berlangsung secara sederhana dan teratur.
Sebelumnya, kunjungan dilaksanakan dengan cara manual, di mana pengunjung harus mengambil nomor antrean dan menunggu dipanggil secara langsung di Ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Kini, PTSP telah dilengkapi dengan informasi yang lebih komprehensif, baik dalam bentuk tampilan visual maupun pemutaran video untuk membantu pengunjung memahami prosedur yang ada.
Untuk kenyamanan pengunjung, khususnya para ibu yang membawa anak, Lapas Batam juga telah menyediakan ruang laktasi di area PTSP. Hal ini merupakan langkah positif untuk menjamin kenyamanan dan perlindungan bagi pengunjung selama berada di Lapas.
Heri menambahkan bahwa penerapan sistem elektronik ini juga berhubungan erat dengan upaya menjaga keamanan di lingkungan Lapas. Setiap pengunjung yang datang diwajibkan menjalani pemeriksaan barang bawaan untuk mencegah masuknya barang terlarang.
Jadwal kunjungan untuk keluarga warga binaan terbuka setiap hari kerja, yaitu pada Senin hingga Jumat, sedangkan Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional ditetapkan sebagai hari libur untuk kunjungan. Lapas Batam juga telah menambah fasilitas area parkiran dengan rambu-rambu yang jelas agar pengunjung lebih mudah mengakses layanan.
Lebih jauh, Lapas Batam juga menawarkan layanan *video call* bagi warga binaan yang tidak dapat dikunjungi oleh keluarganya, sehingga mereka masih bisa berkomunikasi secara daring. Layanan panggilan video ini mulai diperkenalkan sejak masa pandemi COVID-19, saat banyak pembatasan sosial diterapkan.
Heri menjelaskan bahwa selama pandemi, semua warga binaan mengandalkan layanan *video call* untuk tetap terhubung dengan keluarga mereka, mengingat Batam memiliki banyak pulau dan komunikasi melalui *video call* menjadi solusi yang efektif bagi mereka yang berada jauh.
Dengan berbagai kebaruan dan peningkatan layanan tersebut, Lapas Batam berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan memastikan kenyamanan serta keamanan dalam proses kunjungan.
ANTARA
Lapas Batam Luncurkan Layanan Kunjungan Elektronik dan Video Call
Bagikan:

BATAM –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Komentar (0)
Memuat komentar…







