BORNEONEWS,Pulang Pisau - Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau menganggarkan Rp 25 miliar untuk menangani jalan penghubung Maliku - Bantanan. Rinciannya Rp 20 miliar di APBD murni dan Rp 5 miliar di perubahan.
Penjabat Bupati Kabupaten Pulang Pisau, Nunu Andriani pada saat menghadiri panen jagung perdana di Desa Sebangau Mulya, Selasa, 3 September 2024 menyampaikan saat ini material sudah ada sehingga tinggal dikerjakan.
"Jadi kami harapkan jalan poros atau jalan utama menuju Desa Sebangau Mulya ini sudah fungsional bagus, tapi tentunya kita sama-sama merawat dan menjaganya. Jangan sampai nantinya muatan truk melebihi kapasitas kemampuan jalan. Sehingga jalan itu bisa lama," katanya.
Menurut Nunu, saat jalan sudah bagus, maka bisa dinikmati dan memudahkan membawa hasil komoditas dari Kecamatan Sebangau Kuala ke kota Pulang Pisau maupun kota lainnya.
Selain itu bisa membawa bahan material untuk pembangunan di desa seluruh Kecamatan Sebangau Kuala dengan mudah dan murah karena kalau jalan bagus biaya transportasi jadi murah, kalau jalannya rusak biya transportasi menjadi mahal.
"Ini perlu dukungan kita semua. Saat saya datang ke desa, banyak jalan masih berlubang dan ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah kabupaten," ujar Nunu.(RETHA/R)









