BANDA ACEH –
**Borneonews - Nagan Raya**, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya di Provinsi Aceh baru saja menerima bantuan sebanyak 38 unit perangkat internet yang terdiri dari jenis *Very Small Aperture Terminal* (VSAT) dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Bantuan ini disalurkan melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI). Penjabat Bupati Nagan Raya, Fitriany Farhas, menjelaskan bahwa bantuan VSAT tersebut diberikan dengan tujuan untuk mempermudah akses internet melalui satelit yang dikenal dengan nama *Satelit Republik Indonesia* (SATRIA)-1. Distribusi perangkat ini akan dilakukan di 38 lokasi berbeda yang tersebar di wilayah Nagan Raya, mencakup berbagai institusi penting seperti kantor desa, sekolah, dan puskesmas. Fitriany Farhas menambahkan, kehadiran perangkat VSAT ini diharapkan mampu memberikan dampak yang signifikan. Peningkatan akses informasi dan pelayanan publik diharapkan akan membawa perubahan positif dalam kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan, terutama di daerah-daerah yang sebelumnya sulit dijangkau oleh jaringan internet. Ia juga menyatakan rasa syukur atas bantuan ini, yang merupakan hasil dari pengajuan pada tahun 2023 lalu kepada Kementerian Kominfo. Hanya kata-kata terima kasih yang dapat disampaikannya kepada BAKTI Kominfo atas segala dukungan yang telah diberikan. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Nagan Raya, Nila Kasma, menjelaskan secara lebih teknis mengenai perangkat VSAT ini. Menurutnya, VSAT adalah sebuah alat komunikasi yang memanfaatkan satelit untuk menyediakan koneksi internet. Perangkat ini dilengkapi dengan antena parabola kecil berukuran 0,96 meter. Proses pemasangan perangkat VSAT saat ini tengah berjalan di 38 lokasi yang telah ditentukan. Diharapkan, semua pemasangan akan rampung pada akhir September 2024 agar manfaat dari perangkat ini dapat segera dirasakan oleh masyarakat setempat. Sebagai tambahan informasi, SATRIA-1 adalah satelit broadband yang dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia. Satelit ini dirancang untuk menyediakan layanan akses internet di seluruh wilayah Indonesia, khususnya untuk daerah-daerah terpencil yang belum tersedia konektivitas internet melalui infrastruktur kabel serat optik atau stasiun pemancar dasar (*Base Transceiver Station* - BTS). ANTARA