**Borneonews - Nusa Dua**, Petenis Indonesia, Muhammad Rifqi Fitriadi, memperoleh satu poin peringkat internasional setelah terhenti di babak kedua Amman Mineral Mens World Tennis Championship yang berlangsung di Bali. Pertandingan berlangsung pada hari Rabu di Bali National Tennis Center, Nusa Dua, di mana Rifqi harus mengakui keunggulan petenis asal Australia, Sam Ryan Ziegann.
Laga tersebut berlangsung selama satu jam 21 menit dengan hasil akhir 4-6, 4-6. Rifqi mengakui bahwa performa lawannya sangat mengesankan. Meskipun Ziegann mengalami beberapa *double fault*, servisnya hampir selalu tepat sasaran pada momen-momen penting saat pertandingan berlangsung.
Mengacu pada statistik pertandingan, Ziegann berhasil mencatatkan tujuh *ace*. Meski ia melakukan enam *double fault*, dirinya tetap berhasil mempertahankan servis dengan persentase yang cukup baik, yaitu 76 persen (29 dari 37) untuk servis pertama dan 55 persen (12 dari 22) untuk servis kedua.
Di sisi lain, Rifqi hanya mampu melakukan satu *break* dari tiga kesempatan yang ada. Pertahanan Rifqi pun terbilang lemah, dengan tiga servisnya berhasil dipatahkan oleh lawan. Dengan hasil ini, Rifqi hanya mendapat satu poin peringkat dari kejuaraan yang berlangsung selama dua pekan di Bali. Sebelumnya, ia berhasil meraih kemenangan di babak pertama melawan Bogan Bobrov dengan skor 4-6, 6-4, 6-1.
Hasil yang diperoleh pada kejuaraan kali ini lebih baik dibandingkan dengan minggu sebelumnya, di mana ia tersingkir pada babak pertama. Di lokasi yang sama, Rifqi kalah dari unggulan ketiga, Andre Ilagan dari Amerika Serikat, dengan skor 4-6, 0-6.
Rifqi menyampaikan bahwa petenis Indonesia, tidak hanya dirinya sendiri, membutuhkan lebih banyak kesempatan untuk berpartisipasi dalam turnamen internasional agar dapat meraih poin dan meningkatkan pengalaman. Ia merasa bersyukur dapat bermain di Nusa Dua, yang memiliki lapangan dengan kualitas setara dengan *Australian Open*.
Sementara itu, tiga unggulan teratas dalam kejuaraan level Federasi Tenis Dunia (ITF) M25 ini melanjutkan perjalanan mereka ke babak berikutnya. Unggulan pertama sekaligus juara pekan sebelumnya, Omar Jasika, berhasil mengalahkan petenis Belgia, Tibo Colson, dengan dominasi dua set, 6-2, 6-3.
Unggulan kedua dari Australia, James McCabe, berhasil membalikkan keadaan saat melawan petenis Italia, Lorenzo Lorusso, dengan skor 3-6, 7-6(4), 6-3. Selain itu, unggulan ketiga, Jay Clarke, menang atas finalis pekan sebelumnya, Max Basing, dalam pertarungan sesama petenis Britania, dengan skor 6-4, 6-4.
Kejuaraan ini menawarkan total hadiah sebesar 25.000 dolar AS, yang setara dengan sekitar Rp400 juta. Ini merupakan turnamen tertinggi di Indonesia bagi kategori putra hingga saat ini. Direktur Turnamen Amman Mineral Mens World Tennis Championship 2024, Lani Sardadi, mengungkapkan rencana untuk menggelar turnamen dengan tingkat lebih tinggi, yaitu *ATP Challenger 75K*.
ANTARA
Rifqi Fitriadi Raih Satu Poin di ITF M25 Bali Setelah Kalah
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Komentar (0)
Memuat komentar…







