**Borneonews - Jakarta**, Mantan Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), memberikan rekomendasi kepada presiden terpilih Prabowo Subianto agar memisahkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjadi dua kementerian independen. Langkah ini dianggap perlu untuk meningkatkan efektivitas dalam penanganan perubahan iklim.
Dalam sebuah acara yang berlangsung di Jakarta, yaitu Bloomberg CEO Forum Gala Dinner, SBY mengungkapkan pentingnya pemisahan kementerian tersebut agar masing-masing dapat lebih fokus dalam mengatasi isu-isu perubahan iklim yang dihadapi di tingkat global.
"Telah saya sampaikan kepada Presiden Prabowo bahwa sebaiknya Kementerian Lingkungan Hidup didirikan kembali menjadi kementerian yang independen. Saat ini, kementerian tersebut berada di bawah naungan Kementerian Kehutanan (KLHK). Pemisahan ini penting karena Kementerian Lingkungan Hidup perlu berfokus secara global pada tugas dan fungsinya," ungkap SBY.
SBY juga menyatakan bahwa dalam diskusinya, Prabowo menyetujui usulan tersebut dan berkomitmen untuk mempertimbangkan pembentukan kembali Kementerian Lingkungan Hidup sebagai kementerian yang mandiri. Dengan adanya kementerian yang mengkhususkan diri terhadap perubahan iklim, diharapkan Indonesia mampu memberikan kontribusi yang lebih maksimal dalam upaya global memerangi pemanasan bumi.
Dalam sesi diskusi yang berlangsung, SBY menekankan bahwa kolaborasi dari berbagai pihak menjadi kunci dalam menghadapi permasalahan perubahan iklim. Dia menegaskan perlunya kerja sama yang tidak hanya terbatas pada pemerintah, tetapi juga melibatkan pemangku kepentingan *stakeholder* dan masyarakat. Dalam hal ini, pemerintah diharapkan lebih aktif melibatkan sektor swasta, ilmuwan, dan ahli lingkungan, serta masyarakat luas dalam upaya tersebut.
Meskipun SBY menyadari bahwa tidak semua target global terkait perubahan iklim dapat dicapai, dia menekankan pentingnya bagi setiap pemimpin untuk mengambil langkah-langkah progresif secara mandiri untuk kepentingan lingkungan.
Selain membahas isu lingkungan, SBY juga memberikan perhatian terhadap pengembangan infrastruktur di bidang ekonomi. Dia menyarankan agar pemerintahan mendatang memprioritaskan pembangunan infrastruktur seperti pembangkit listrik, bandara, dan jaringan kereta api.
Menurutnya, pengembangan infrastruktur dasar sebaiknya didukung oleh peningkatan infrastruktur di bidang lain, termasuk teknologi, pendidikan, dan kesehatan, sehingga pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan sebesar 6-7 persen dapat tercapai.
"Kita perlu membangun infrastruktur tidak hanya dalam ranah ekonomi, tetapi juga di sektor teknologi, pendidikan, dan kesehatan. Infrastruktur sangatlah penting, tetapi sama pentingnya adalah pembangunan sumber daya manusia. Kombinasi antara kedua aspek ini secara berurutan akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan lebih kuat," jelas SBY.
ANTARA
Pemisahan Kementerian Lingkungan Hidup Dinilai Penting Oleh SBY
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kabinda Kalteng Ajak Tokoh Agama Edukasi Masyarakat Bijak Bermedia Sosial
Hari Santri Nasional Momentum Perkuat Komitmen Cetak Generasi Emas
Polda Kalteng Lakukan Penanaman Pohon di Bekas Lokasi Karhutla, Wujudkan Green Policing
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Komentar (0)
Memuat komentar…







