**Borneonews - Makassar**, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan pertemuan dengan perwakilan dari Kedutaan Inggris di Indonesia guna membahas pengembangan ekonomi yang ada di daerah tersebut. Fokus utama dari diskusi ini adalah sektor pertanian dan pertambangan, dua area yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, mengungkapkan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Inggris atas respons positif yang ditunjukkan terkait perkembangan ekonomi di wilayahnya. Pertemuan tersebut berlangsung di Makassar pada Rabu, dan Jufri menjelaskan bahwa pihak Kedutaan Inggris telah menunjukkan ketertarikan akan potensi yang dimiliki Sulsel.
"Saya menjelaskan tentang potensi nikel dan sumber daya tambang lainnya yang ada di Sulsel," ujar Jufri Rahman. Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Provinsi Sulsel berkomitmen untuk membuka peluang investasi yang lebih luas bagi para investor asal Inggris untuk berkontribusi dalam pengembangan ekonomi lokal.
Dari pertemuan itu, terungkap bahwa Pemerintah Inggris memiliki perhatian yang besar terhadap kesejahteraan masyarakat Sulsel. Bahkan, mereka berencana untuk mendatangkan salah satu menterinya ke Sulsel guna melanjutkan diskusi mengenai kerja sama yang potensial antara kedua belah pihak.
Selain itu, Jufri juga mencatat bahwa pengembangan ekonomi lokal menjadi perhatian utama bagi Pemerintah Inggris, terutama bagi masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah pertambangan. Amanda McLoughlin, Direktur Pembangunan Kedutaan Inggris, memberikan masukan mengenai pentingnya pelibatan masyarakat lokal dalam kegiatan pertambangan. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi kemiskinan dan membangun sinergi antara perusahaan dengan komunitas setempat.
"Pelibatan aktif masyarakat di sekitar kawasan tambang akan membantu mereduksi ketegangan antara perusahaan dengan masyarakat," tambah Jufri Rahman.
Amanda juga menekankan pentingnya Sulsel untuk memposisikan diri sebagai gerbang masuk bagi kawasan Indonesia Timur. Dalam diskusi tersebut, pihak kedutaan mengulas bagaimana sektor pertanian dan komoditas dapat disinergikan, sehingga komunitas internasional, termasuk Inggris, terlibat dalam mendukung pembangunan ekonomi Sulawesi Selatan.
"Pertemuan ini juga fokus pada bagaimana komunitas lokal dapat berkontribusi pada upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," imbuh Amanda.
Ia menambahkan bahwa kedutaan sangat terbuka untuk melakukan kerjasama yang konstruktif dalam pengembangan ekonomi masyarakat. Ia merujuk pada keberadaan perusahaan tambang seperti PT Vale yang telah aktif berbisnis di Sulsel dan berkontribusi positif terhadap perekonomian daerah.
Amanda menginformasikan bahwa dalam waktu dekat, mereka akan mendatangkan Menteri Pembangunan Inggris yang baru, Annaliese Dodds, untuk melakukan kunjungan ke Sulsel. Kunjungan tersebut bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai sektor pembangunan ekonomi berkelanjutan serta bagaimana Inggris dapat memberikan dukungan di bidang ini.
ANTARA
Pemerintah Sulsel dan Kedutaan Inggris Bahas Pengembangan Ekonomi
Bagikan:

MAKASSAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Komentar (0)
Memuat komentar…







