BANDA ACEH –
**Borneonews - Aceh Barat**, Kabupaten Aceh Barat telah menerima dana insentif fiskal dari pemerintah pusat sebesar Rp11,93 miliar. Pencapaian ini merupakan hasil dari usaha bersama yang dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut. Penjabat Bupati Aceh Barat, Mahdi Efendi, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian ini. Ia menegaskan bahwa dana yang diterima akan digunakan untuk meningkatkan kinerja dalam mensejahterakan rakyat, serta untuk kebutuhan lain yang sesuai dengan ketentuan penggunaan dana. Dalam Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia yang ditandatangani oleh Sri Mulyani Indarwati, yang tercantum dalam Nomor 353 tahun 2024, dana insentif fiskal ini diuraikan berdasarkan kinerja dalam beberapa kategori, termasuk penghapusan kemiskinan ekstrem, penurunan angka stunting, penggunaan produk dalam negeri, dan percepatan belanja daerah. Lampiran dari SK tersebut menunjukkan bahwa selain Aceh Barat, Pemerintah Aceh juga menerima dana sebesar Rp10,639 miliar, sementara Kota Langsa memperoleh jumlah terbesar, yaitu Rp17,480 miliar. Secara keseluruhan, terdapat 18 kabupaten dan kota yang menerima dana insentif di Aceh, dengan Pemkab Pidie menjadi penerima paling sedikit, yakni Rp5,21 miliar. Mahdi menekankan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja keras tim, bukan semata-mata hasil capaian individu. Kolaborasi dan sinergi yang baik antar jajaran pemerintah daerah menjadi kunci dalam meraih prestasi ini demi masyarakat Aceh Barat. Bupati juga menandaskan bahwa penghargaan ini dipersembahkan kepada semua Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga kontrak di lingkungan Pemkab Aceh Barat. Mereka berkontribusi secara signifikan pada prestasi yang ditorehkan sejak tahun 2023. Selain itu, Mahdi mengungkapkan bahwa dirinya telah diundang untuk mengikuti Rapat Koordinasi Nasional dalam rangka mempercepat penurunan angka stunting. Acara ini akan dilaksanakan oleh Kementerian Sekretariat Negara pada tanggal 3-6 September 2024 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta. Ia berharap dapat membawa pulang informasi dan strategi yang tepat untuk mengatasi masalah stunting di Aceh Barat. ANTARA