SAMARINDA –
**Borneonews - Samarinda**, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah menyiapkan tiga paket wisata yang menarik bagi para kafilah yang akan berpartisipasi dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional Ke-30 yang berlangsung pada tahun 2024 di Kota Samarinda. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, dalam keterangan resminya di Samarinda, menyampaikan bahwa paket-paket wisata ini dirancang khusus untuk memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi para peserta serta untuk memperkenalkan kekayaan dan keindahan budaya yang terdapat di Kalimantan Timur. "Paket wisata yang kami tawarkan meliputi kegiatan susur Sungai Mahakam, kunjungan sejarah di Museum Mulawarman, dan eksplorasi budaya di Desa Pampang yang terletak di Samarinda," ungkapnya. Salah satu paket yang paling diminati adalah wisata susur Sungai Mahakam. Dalam kegiatan ini, para kafilah akan diajak untuk menikmati keindahan alam yang mengelilingi sungai terpanjang di Kalimantan. Mereka akan melihat hutan bakau yang asri, perkampungan nelayan, serta kehidupan masyarakat Banjar yang unik. Untuk memastikan kenyamanan dan keamanan dalam kegiatan ini, setiap provinsi diberi batasan maksimal 40 orang peserta untuk setiap kapal. Apabila kapasitas satu provinsi sudah penuh, peserta harus memilih paket wisata alternatif yang tersedia. Selain itu, Museum Mulawarman yang terletak di Tenggarong, Kutai Kartanegara, menjadi lokasi yang menarik untuk belajar tentang sejarah dan budaya setempat. Museum ini menyimpan beragam artefak dari Kerajaan Kutai Kartanegara, termasuk peninggalan Raja Kutai yang pertama kali memeluk agama Islam. "Museum Mulawarman adalah pilihan yang sempurna untuk mendalami sejarah dan budaya Kalimantan Timur," lanjut Sri Wahyuni. Di Desa Pampang, para kafilah juga akan disuguhi berbagai pertunjukan budaya, termasuk tarian tradisional dan kerajinan tangan khas suku Dayak. Sekda menjelaskan bahwa Desa Pampang menawarkan pengalaman interaktif yang unik, di mana para kafilah dapat berinteraksi langsung dengan warga setempat serta melihat proses pembuatan manik-manik dan cenderamata lainnya yang merupakan ciri khas suku Dayak. Sebagai tuan rumah MTQ Nasional 2024, Pemprov Kaltim telah menjalin koordinasi yang erat dengan sejumlah pihak untuk menjamin kelancaran dan keamanan selama pelaksanaan paket wisata untuk para kafilah. "Kami berharap bahwa paket wisata ini dapat memberikan pengalaman berharga sekaligus memperluas pengetahuan mereka tentang Kalimantan Timur. Di samping mengikuti MTQ, para kafilah juga diharapkan dapat menikmati pesona alam dan kekayaan budaya yang kami tawarkan," pungkas Sri Wahyuni. ANTARA