DENPASAR –
**Borneonews - Denpasar**, Pangdam IX/Udayana, Mayor Jenderal TNI Muhammad Zamroni, baru-baru ini menerima kunjungan kehormatan dari delegasi militer China, yang diwakili oleh *The Military Legislative Affairs Delegation of the Chinese People's Liberation Army (CPLA)*. Kunjungan tersebut berlangsung di Markas Komando Daerah Militer IX/Udayana, Denpasar, pada Rabu sore. Delegasi CPLA yang berjumlah delapan orang dipimpin oleh Mayor Jenderal Wang Ling, yang juga menjabat sebagai Kepala Biro Hukum di Central Military Commission (CMC). Kedatangan rombongan ini disambut langsung oleh Pangdam IX/Udayana, yang didampingi oleh sejumlah pejabat dari jajaran TNI, termasuk Kasdam IX/Udayana, Asintel, Aspers Kasdam, serta Kakumdam IX/Udayana. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya penguatan hubungan diplomatik antara Angkatan Bersenjata Republik Indonesia dan Angkatan Bersenjata China. Dalam kesempatan tersebut, Pangdam IX/Udayana menyampaikan ucapan selamat datang kepada delegasi CPLA. Ia juga mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi atas kedatangan rombongan tersebut, diiringi dengan perkenalan para pejabat lain yang hadir untuk menemani diskusi. Mayor Jenderal Wang Ling, sebagai pemimpin delegasi, juga menyampaikan terima kasih substansial atas sambutan hangat yang diterima dari Pangdam IX/Udayana beserta stafnya. Perkenalan anggota rombongan menjadi momen penting dalam menciptakan ikatan yang lebih erat antara kedua belah pihak. Dalam pertemuan tersebut, Pangdam IX/Udayana menjelaskan peran penting korps hukum di TNI Angkatan Darat, yang memiliki tugas utama untuk memberikan bantuan dan dukungan hukum bagi prajurit serta keluarganya. Ia menegaskan bahwa bantuan hukum ini mencakup berbagai aspek, baik masalah hukum pidana, perdata, *TUN* (Tata Usaha Negara), maupun permasalahan hukum agama. Lebih lanjut, Pangdam juga menekankan pentingnya dukungan hukum bagi prajurit dalam menjalankan tugas operasional, dengan harapan agar tidak terjadi pelanggaran hukum. Separuh bagian dari diskusi tersebut juga diinformasikan oleh Kolonel Inf Agung Udayana, Kapendam IX/Udayana, yang mengungkapkan bahwa salah satu fokus utama pertemuan ini adalah pembahasan mengenai hukum militer. Menurutnya, pertemuan tersebut mencerminkan komitmen kedua negara untuk meningkatkan saling pemahaman mengenai kerangka hukum militer yang efektif. Hal ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama dalam menjaga ketertiban dan keamanan di kawasan. Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan hubungan antara TNI dan militer China semakin terjalin erat, serta pemahaman dan kerja sama dalam aspek hukum militer dapat ditingkatkan demi kepentingan bersama. ANTARA