JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Seorang pria berusia 66 tahun dari Solo, Jawa Tengah, menyempatkan diri untuk datang ke Masjid Istiqlal yang terletak di Sawah Besar, Jakarta Pusat. Keberadaannya di sana bertujuan untuk menyaksikan kedatangan Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Sedunia dan Kepala Negara Vatikan, Paus Fransiskus, yang mengunjungi Indonesia. Pria tersebut, yang bernama Hariyadi Giarso, menjelaskan bahwa kedatangan ini telah direncanakan bersama keluarganya jauh-jauh hari. "Saya datang bersama istri dan dua anak saya dari Solo untuk melihat kedatangan Paus. Kami sudah merencanakan ini sejak lama,” ujar Hariyadi saat ditemui di Masjid Istiqlal pada hari Kamis. Dikenakan pakaian koko berwarna putih serta topi hitam, Hariyadi dan keluarganya melakukan perjalanan menggunakan kereta dari Solo. Mereka berangkat pada Rabu sore, tanggal 4 September, dan tiba di Jakarta sekitar pukul 03.00 WIB. Ia mengungkapkan bahwa mereka telah sampai di Masjid Istiqlal sejak pukul 07.00 WIB, semangat untuk menyaksikan momen bersejarah tersebut menghiasi suasana hati mereka. Hariyadi merasakan kebanggaan dan kebahagiaan yang mendalam saat melihat Paus Fransiskus, meskipun hanya bisa menyaksikannya dari luar dan dengan jarak yang cukup jauh. Ia menyebutkan bahwa simbol toleransi antara umat beragama sangat jelas terlihat di lokasi tersebut, di mana Masjid Istiqlal berdampingan dengan Gereja Katedral. "Keterpaduan antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral ini menunjukkan bahwa toleransi dapat diwujudkan oleh para pemimpinnya. Kami berharap hal yang sama dapat diteruskan oleh umatnya. Kami sangat senang melihat adanya toleransi dan kedamaian yang tercipta di Indonesia meskipun terdapat banyak perbedaan," terang Hariyadi. Setelah menyaksikan kedatangan Paus, Hariyadi dan keluarganya juga berencana untuk menghadiri rangkaian kegiatan yang diadakan oleh Paus pada pukul 17.00 WIB, yakni Misa Suci Akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Dari pagi hari, warga mulai memadati area sekitar Masjid Istiqlal untuk menyambut kedatangan Paus Fransiskus. Sejak pukul 07.50 WIB, orang-orang mulai berdatangan dengan pakaian rapi, tak lupa membawa telepon seluler untuk mengabadikan momen tersebut sebelum Paus memasuki masjid. Sementara itu, keamanan di sekitar Jalan Katedral, Sawah Besar, dijaga secara ketat oleh personel gabungan dari kepolisian dan tentara. Warga diimbau untuk tidak menghalangi jalur perjalanan Paus dan rombongan, serta untuk tidak berkerumun di depan pintu Al-Fattah di Masjid Istiqlal guna memastikan kelancaran acara. Paus Fransiskus beserta rombongannya sebelumnya telah tiba di Kedutaan Besar Vatikan di Jakarta, di wilayah Gambir, sekitar pukul 12.26 WIB pada hari Selasa, 3 September. Selama kunjungannya, Paus dijadwalkan menghadiri pertemuan antaragama di Masjid Istiqlal, dilanjutkan dengan pertemuan dengan penerima manfaat organisasi amal di Kantor Konferensi Waligereja Indonesia, dan pada pukul 17.00 WIB memimpin Misa Suci Akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. ANTARA