JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Jalan Budi Utomo Nomor 7 yang terletak di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, tampak sepi seiring dengan diterapkannya kebijakan belajar dari rumah. Kebijakan ini diambil sebagai langkah untuk mendukung kelancaran kunjungan Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Sedunia serta Kepala Negara Vatikan, Paus Fransiskus, yang berlangsung hari ini. Dari pantauan, pada rentang waktu pukul 07.30 WIB hingga 08.50 WIB, lalu lintas di sekitar lokasi tersebut terlihat sangat lancar. Hanya ada beberapa kendaraan bermotor dan mobil yang melintas, berbeda jauh dengan aktivitas normal yang biasanya ramai. Dalam situasi ini, tidak tampak siswa-siswa berseragam sekolah yang biasanya berangkat dengan diantar oleh orang tua. Hal ini disebabkan oleh sejumlah sekolah di Jakarta Pusat yang mengikuti imbauan untuk menerapkan sistem belajar dari rumah. Dedi Supanto, seorang petugas keamanan di SMK Negeri 1 Jakarta, menjelaskan bahwa kebijakan belajar dari rumah hanya berlaku untuk hari ini. Ia menyatakan bahwa keputusan ini diambil demi kelancaran rangkaian kunjungan Paus Fransiskus ke kawasan tersebut. "Hari ini saja siswa belajar dari rumah, guru-gurunya juga mengajar di rumah. Sosialisasi sudah dilakukan kemarin siang untuk menghindari kemacetan, dan juga mengingat transportasi umum yang terbatas," ungkap Dedi saat dijumpai di SMKN 1 Jakarta. Dedi juga menyampaikan bahwa kegiatan belajar mengajar di SMKN 1 Jakarta akan kembali normal pada hari Jumat, 6 September. Meskipun demikian, dirinya, bersama rekan-rekan petugas keamanan lainnya, tetap bertugas hingga hari itu. "Apabila semua siswa belajar dari rumah, maka jalanan akan lebih sepi. Dengan demikian, rombongan Paus dapat melintasi jalan tanpa mengalami kemacetan. Selain itu, siswa dan guru juga tidak perlu menghadapi kemacetan di jalanan," tuturnya. Pemerintah Kota Jakarta Pusat telah menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau sistem belajar dari rumah sebagai dukungan terhadap kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia. Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II, Bambang Eko Prabowo, menambahkan bahwa hari ini hanya sebagian sekolah yang menerapkan kebijakan belajar di rumah, khususnya sekolah-sekolah yang terletak di rute yang akan dilalui oleh rombongan Paus. Bambang menginformasikan bahwa ada 46 sekolah di Jakarta Pusat yang mengikuti kebijakan belajar dari rumah sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan yang dikeluarkan oleh Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono. Dari jumlah tersebut, 10 sekolah berada di Gambir, 14 sekolah di Menteng, 11 sekolah di Tanah Abang, dan 11 sekolah di Sawah Besar. ANTARA