**Borneonews - Rangkasbitung**, Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banten masih belum berhasil menemukan seorang nelayan yang dilaporkan hilang setelah diterjang ombak besar di Pantai Gua Langir, yang terletak di kawasan Sawarna, Kabupaten Lebak. Hingga hari ketiga pencarian, upaya menemukan nelayan yang bernama Hamid, berusia 38 tahun dan merupakan warga setempat, masih terus dilakukan.
Kepala Basarnas Banten, Al Amrad, menyatakan berharap agar Hamid segera ditemukan. Pencarian ini melibatkan penyisiran di darat, dimulai dari Pantai Gua Langir, menuju arah timur dan barat dengan jarak masing-masing sekitar 3 kilometer. Selain penyisiran darat, tim juga menggunakan perahu nelayan untuk memperluas area pencarian hingga radius yang sama.
Meskipun pencarian telah dilakukan secara intensif, hasil yang diperoleh masih nihil. Tim SAR juga telah berkoordinasi dengan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) setempat dan masyarakat sekitar. Kerja sama ini diharapkan dapat membantu dalam memberikan informasi jika terdapat tanda-tanda keberadaan korban.
Peristiwa yang menimpa nelayan ini berlangsung pada hari Senin, 2 September 2024, ketika Hamid sedang mencari rumput laut. Saat itu, tiba-tiba dia diterjang oleh ombak besar yang menyebabkan dirinya menghilang ke laut.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga telah mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi cuaca yang dapat membahayakan nelayan. Dalam peringatannya, BMKG menyebutkan bahwa tinggi gelombang di Perairan Selatan Banten dan Samudera Hindia diperkirakan akan mencapai antara 2,5 meter hingga 4,0 meter pada hari Kamis, 5 September dan Jumat, 6 September 2024. Peringatan ini menjadi perhatian serius bagi semua nelayan yang beraktivitas di wilayah tersebut.
ANTARA
Upaya Pencarian Nelayan Hilang di Pantai Gua Langir Berlanjut
Bagikan:

BANTEN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Jadwal Super League: Persib Hadapi Garudayaksa, Derbi Suramadu Warnai Pekan Ketujuh
Komentar (0)
Memuat komentar…







