BORNEONEWS, Palangka Raya - Sejumlah kader Partai Pesatuan Pembangunan (PPP) Kalimantan Tengah memiliki peluang menduduki kursi ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) partai berlambang Ka'bah. Ini menyusul Musyawarah Wilayah (Muswil) ke 7 yang berlangsung pada 20-21 Juli 2016.

Ketua Panitia Pelaksana Muswil DPW PPP Kalteng Rahmad Hidayat mengatakan, meski terjadi dualisme di pusat, namun dalam pelaksanaan forum itu, semua kader bisa maju sebagai ketua. Karena tegasnya, pada dasarnya PPP adalah satu, meski ada pihak yang berbeda pendapat.

"Agenda pokok adalah menyusun program kerja, kebijakan partai serta memilih ketua DPW untuk lima tahun ke depan. Dengan muswil ini pula kami mengajak seluruh kader untuk turut serta berkompetisi menjadi ketua," kata Rahmad Hidayat, di Palangka Raya, Selasa (19/7/2016).

Dia memaparkan, nama-nama yang memiliki kans menjadi ketua antara lain, H Asrani yang saat ini menjabat Ketua DPW PPP Kalteng Djan Faridz. Kemudian ada anggota DPRD Kalteng, Achmad Amur, yang pernah dua periode menduduki kursi Bupati Pulang Pisau.

Kemudian Ketua Komisi C DPRD Kalteng, Syamsulhadi, Anggota DPRD Kalteng Abdul Hadi. Lalu ada nama Komarudin, Bambang Suryadi, Oemar Husein dan M Awalydin serta Norhasanah, Ketua DPW PPP Kalteng SK Romi. Jika disepakati, tukas Rahmad, ada kemungkinan non PPP pun dapat juga ikut maju bersaing.

Lanjut pria yang menjabat Sekretaris DPW PPP Kalteng berdasarkan SK 261-C/SK/DPP/W/V/2016, Djan Faridz, tujuan forum itu, agar nanti partai mendapat ketua baru yang mampu membawa kejayaan, serta dapat mnyatukan semua pihak di partai yang berbeda pendapat.

Rahmad berharap, dengan muswil dapat memberikan kesadaran pada semua bahwa telah lama konflik dalam tubuh PPP yang hanya membuang energi sia-sia. Dia berangan-angan, rajutan PPP Kalteng ini menjadi momentum awal kebangkitan PPP sebagai rumah besar bersama. (RONI SAHALA/m).