JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Badan Pangan Nasional (Bapanas) menginformasikan adanya fluktuasi harga pada berbagai komoditas pangan pada Kamis, 5 September. Dalam laporan tersebut, terlihat bahwa harga beras premium tetap stabil di angka Rp15.520 per kilogram. Melalui pengamatan yang dilakukan pada pukul 09.00 WIB, harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional menunjukkan bahwa beras premium tidak mengalami perubahan. Namun, beras medium mengalami penurunan sebesar 0,07 persen atau Rp10, menjadi Rp13.550 per kilogram. Sebaliknya, harga beras dari stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) Bulog mengalami kenaikan sebesar 0,32 persen atau Rp40, menjadi Rp12.640 per kilogram. Fluktuasi juga terjadi pada harga bawang merah, yang mengalami kenaikan sebesar 2,10 persen atau Rp530, kini menjadi Rp25.780 per kilogram. Bawang putih bonggol pun ikut naik 1,77 persen atau Rp700, menjadikannya Rp40.320 per kilogram. Di sisi lain, harga komoditas cabai merah keriting turun 0,13 persen atau Rp50 menjadi Rp38.250 per kilogram. Cabai rawit merah juga mengalami penurunan sebesar 1,63 persen atau Rp750, sehingga harganya kini berada di Rp45.280 per kilogram. Penurunan juga terlihat pada harga daging sapi murni yang berkurang 0,34 persen atau sebesar Rp460, kini menjadi Rp134.140 per kilogram. Harga daging ayam ras mengalami penurunan 1,45 persen atau Rp500, dan kini dijual seharga Rp34.060 per kilogram. Selain itu, harga telur ayam ras tercatat turun sebesar 0,28 persen atau Rp80 ke angka Rp28.190 per kilogram. Dalam perkembangan lainnya, harga kedelai biji kering impor mengalami kenaikan sebesar 0,51 persen atau Rp60, sehingga kini dijual seharga Rp11.900 per kilogram. Gula konsumsi juga naik, meski hanya sebesar 0,17 persen atau Rp30 menjadi Rp17.850 per kilogram. Sementara itu, harga minyak goreng kemasan sederhana tercatat turun 0,06 persen atau Rp10, sehingga kini menjadi Rp18.050 per kilogram. Harga minyak goreng curah juga mengalami penurunan 0,62 persen atau Rp100 menjadi Rp16.070 per kilogram. Tepung terigu curah juga merasakan penurunan harga sebesar 0,78 persen atau Rp80, kini menjadi Rp10.130 per kilogram, berbeda dengan tepung terigu non-curah yang naik sebesar 0,15 persen atau Rp20 menjadi Rp13.200 per kilogram. Harga jagung di tingkat peternak mengalami peningkatan sebesar 0,34 persen atau Rp20, sehingga harganya menjadi Rp5.960 per kilogram. Sementara itu, harga garam halus beryodium tercatat turun 0,95 persen atau Rp110, kini menjadi Rp11.430 per kilogram. Adapun untuk komoditas ikan, harga ikan kembung naik 0,21 persen atau Rp80, menjadi Rp37.380 per kilogram. Ikan tongkol juga mengalami kenaikan yang sangat kecil, yakni 0,03 persen atau Rp10, sehingga harganya kini menjadi Rp31.650 per kilogram. Namun, harga ikan bandeng mengalami penurunan sebesar 2,61 persen atau Rp870, menjadikannya Rp32.490 per kilogram. ANTARA